Lucy Liu Ungkap Menua Bukan Berarti Kehilangan Kepercayaan Diri

Elva
Aktris asal Amerika, Lucy Liu dalam kampanye regional Your Time is Now. Foto Istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id -Bertambahnya usia tidak lagi semata-mata dipandang sebagai perubahan fisik yang harus disembunyikan. Bagi sebagian perempuan, memasuki usia 45 tahun ke atas menjadi fase untuk lebih mengenali diri sendiri, membangun kepercayaan diri, dan menjaga kualitas hidup tanpa harus terpaku pada standar kecantikan tertentu.

‎"Bertambahnya usia memberikan ruang untuk terus berkembang dan memahami diri sendiri," ungkap aktris, aktivis, produser, dan sutradara asal Amerika, Lucy Liu, dalam kampanye regional Your Time is Now yang diperkenalkan Merz Aesthetics dalam keterangan, Senin (19/10/2026).

‎Lucy mengatakan, pada fase kehidupannya saat ini, ia lebih memprioritaskan kesejahteraan dan tujuan hidup daripada membandingkan dirinya dengan sosoknya pada masa lalu. ‎Karena kehidupan bukan tentang mempertahankan satu versi diri, melainkan memberikan ruang untuk berubah dan menerima perkembangan diri seiring waktu.

‎"Proses penuaan dapat dijalani sebagai bagian dari perjalanan hidup, bukan semata-mata sesuatu yang harus dilawan," imbuhnya.

‎Menurutnya, perubahan fisik seiring bertambahnya usia merupakan bagian alami dari kehidupan. Meski demikian, menjaga kesehatan tetap menjadi hal penting, termasuk melalui kebiasaan yang mendukung kondisi kulit dan tubuh secara keseluruhan.

‎"Perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet, pola makan seimbang, tidur cukup, aktivitas fisik, serta penggunaan produk perawatan yang sesuai dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit," terangnya.

‎Sementara itu, lanjutnya, bagi mereka yang mempertimbangkan tindakan estetika medis, pemahaman terhadap manfaat, risiko, dan keterbatasan prosedur menjadi hal yang perlu diperhatikan. Untuk itu, konsultasi dengan dokter yang kompeten diperlukan agar keputusan perawatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan individu.

‎"Pendekatan personal juga penting karena kondisi kulit dan tujuan setiap orang berbeda. Perawatan sebaiknya tidak semata-mata didorong oleh tekanan sosial atau keinginan untuk memenuhi standar kecantikan tertentu," ujarnya.

‎Pada kesempatan yang sama, President, Asia Pasifik, Merz Aesthetics, Lawrence Siow menambahkan, perubahan cara perempuan berusia 45–64 tahun memandang fase kehidupannya. Semakin banyak dari perempuan mencari perawatan estetika yang lebih personal dan proaktif. Hal ini sejalan dengan keinginan untuk tetap tampil dan merasa nyaman dalam jangka panjang.

‎"Melalui pendekatan ini, kami membantu dokter estetika merancang perawatan yang lebih personal dengan mempertimbangkan proses penuaan dan kesehatan kulit dalam jangka panjang, tanpa mengesampingkan hasil yang tetap terlihat alami. Sehingga mendukung perempuan menjaga penampilan dan rasa percaya diri," katanya.

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network