JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kuasa hukum keluarga korban penembakan di Markas Komando Ditpolairud Pondok Cabe, Tangerang Selatan, mengungkap fakta baru terkait kondisi jenazah. Selain luka tembak, pihak keluarga menemukan banyak bekas luka akibat sayatan serta tusukan senjata tajam pada tubuh korban.
Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, mengaku melihat langsung kondisi jenazah yang sangat mengenaskan tersebut saat proses pemulasaran. Pengecekan fisik jenazah itu dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada hari Jumat lalu.
"Saat di RS Kramat Jati, saya melihat tubuh korban yang sangat parah. Jadi ada bekas tembakan, bekas luka bacok yang ditusuk dengan sangkur," ujar Petrus, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (19/10/2026). Pihak keluarga secara tegas mendesak agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus berdarah ini.
Pihak keluarga berharap penyidik kepolisian dapat membuka kasus ini seterang-terangnya kepada publik tanpa ada yang ditutupi. Pengungkapan identitas pelaku serta motif di balik peristiwa tragis tersebut menjadi tuntutan utama pihak keluarga korban.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
