‎Ayah TKI Korban Dugaan Penyiksaan di Malaysia, Cemas

Elva
Aksi massa menolak penindasan terhadap TKI di luar negeri. Foto Istimewa

TANGERANG, iNewsTangsel.id -Kecemasan menyelimuti Kartim, warga Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, setelah mendapat kabar putrinya, Siti Rohaya, diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya di Malaysia. Ia berharap pemerintah segera membantu memulangkan anaknya agar bisa kembali berkumpul dengan keluarga.

‎Kartim mengaku pertama kali mengetahui kondisi putrinya setelah petugas Polsek Sepatan mendatangi rumahnya dan menyampaikan, anknya Siti Rohaya tengah menjalani perawatan intensif di Malaysia akibat dugaan penganiayaan.

‎"Polisi memberitahu kalau anak saya dirawat di Malaysia. Mendengar kabar itu, saya langsung menghubungi mantan istri untuk memastikan kondisi anaknya. Karena saya tidak mengetahui kapan anak itu berangkat ke Malaysia," terangnya.

‎Menurut informasi yang diterimanya, Siti Rohaya mengalami luka bakar di sekujur tubuh yang diduga akibat siraman air keras. Namun, Kartim belum mengetahui secara pasti penyebab luka yang dialami putrinya.

‎"Luka kalau sekujur badan. Katanya terbakar sama air keras atau apa saya tidak tahu," tuturnya.

‎Kartim juga mendapat informasi bahwa kepolisian Malaysia telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. Saat ini, kasus itu disebut tengah berproses menuju persidangan.

‎Di tengah ketidakpastian kondisi anaknya, Kartim berharap Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) turun tangan membantu proses pemulangan Siti Rohaya.

‎"Saya minta tolong ke Bapak Presiden agar membantu kepulangan anak saya, karena saya khawatir. Karena kepulangan anak saya menjadi harapan di tengah kecemasan menunggu kabar mengenai kondisi dan proses hukum yang berlangsung di Malaysia," pungkas Kartim. 

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network