Begini Sikap Penyanyi Tompi saat Didemo Ratusan Warga Tangsel Minta Pekerjaan

"Beberapa minggu yang lalu, mereka mengirim surat. Tetapi kami tidak tahu pasti kelompok aliansi mereka adalah yang mana, karena mereka tidak terdaftar. Saya melihat ada nama-namanya, tetapi karena kop surat mereka tidak jelas, jadi intinya begitu, kurang representatif dalam penyampaian," kata Tompi.
Menurutnya, sebenarnya telah ada upaya mediasi antara pihaknya dan aliansi warga beberapa waktu yang lalu. Namun, perwakilan mereka masih tetap mendesak untuk mengambil alih beberapa jenis pekerjaan di gedung baru tersebut.
"Mereka keberatan saat itu, mereka ingin mengontrol operasional bangunan ini, termasuk kebersihan, keamanan, dan parkir. Mereka ingin mengoordinasikan semua hal ini. Saya menjelaskan bahwa itu tidak mungkin, karena di sini sudah ada sistem yang berjalan, termasuk klinik dan aturan tertentu. Mereka bisa mengajukan lamaran pekerjaan, dan saya akan memberikan rekomendasi. Saya akan merekomendasikan mereka kepada perusahaan-perusahaan yang telah bermitra dengan kami di sini, dengan syarat bahwa warga lokal mendapat prioritas," tambahnya.
Terkait masalah pembetonan aliran kali, Tompi menjelaskan bahwa kondisi tersebut sudah ada sejak tanah tersebut ditempati oleh pemilik sebelumnya. Bahkan, menurut informasi yang diterimanya, pembetonan tersebut telah mendapatkan izin resmi dari pihak berwenang, meskipun ada beberapa catatan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta