Konseling di Sekolah Dinilai Penting untuk Jaga Kesehatan Mental Pelajar
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Isu kesehatan mental di kalangan pelajar semakin menjadi perhatian seiring meningkatnya tekanan akademik, paparan media digital, serta dinamika pergaulan yang terus berubah. Kondisi tersebut mendorong sejumlah institusi pendidikan mulai memperkuat dukungan psikologis bagi siswa agar proses belajar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga kesejahteraan emosional.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan ruang layanan konseling di lingkungan sekolah. Fasilitas yang disebut Wellbeing Center disiapkan sebagai tempat bagi siswa untuk berkonsultasi dengan konselor sekolah terkait persoalan pribadi, tekanan belajar, maupun masalah sosial yang mereka hadapi.
Gerald Donovan Direktur di BINUS SCHOOL Serpong mengatakan layanan tersebut dimaksudkan agar siswa memiliki akses terhadap pendampingan psikologis yang lebih mudah di lingkungan sekolah. “Ketika siswa merasa aman secara emosional, mereka cenderung lebih terbuka untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi dan mencari solusi,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Menurut pihak sekolah, layanan konseling tidak hanya berfungsi sebagai tempat konsultasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan melalui pengamatan terhadap kondisi siswa di kelas serta pendampingan jika ditemukan tanda-tanda tekanan emosional. Sedangkan, Kepala sekolah jenjang Secondary Corey Allison, menegaskan keseimbangan antara tuntutan akademik dan stabilitas emosional menjadi hal penting bagi siswa pada usia remaja, katanya.
Sementara itu, Koordinator Wellbeing Secondary Inez Taniwangsa menilai layanan konseling di sekolah dapat membantu siswa memahami emosi, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan menghadapi tekanan secara lebih sehat. "Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu siswa menghadapi tantangan pendidikan sekaligus membentuk kesiapan mental dalam kehidupan sosial di masa depan," tegas Inez.
Editor : Hasiholan Siahaan