Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bangunan Hijau dan Efisiensi Energi Jadi Langkah Kurangi Emisi Karbon
Advertisement . Scroll to see content

DPD Organda DKI Jakarta: Pemerintah Harus Segera Selamatkan Industri Transportasi di DKI Jakarta

Senin, 26 Februari 2024 | 18:16 WIB
  • author hasiholan
DPD Organda DKI Jakarta: Pemerintah Harus Segera Selamatkan Industri Transportasi di DKI Jakarta
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ORGANDA DKI Shafruhan Sinungan, mengimbau pemerintah DKI Jakarta untuk memperhatikan kebijakan, khususnya untuk menyelamatkan industi transportasi di DKI Jakarta.

"Saat ini, kondisi angkutan umum di Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya (JABODETABEK) menghadapi kesulitan dalam melaksanakan operasionalnya. Terutama, dampak dari Covid-19 membuat beberapa moda angkutan tidak beroperasi sama sekali, bahkan ada yang benar-benar gulung tikar," ungkap Safruan dalam acara Musyawarah daerah DPD Organda DKI yang bertajuk "Meningkatkan Peran ORGANDA DKI Jakarta untuk Optimalisasi Kinerja dan Kualitas Layanan Angkutan Umum Berkeselamatan Terintegrasi Berbasis Teknologi Serta Ramah Lingkungan."

Tema ini dipilih secara khusus untuk memberikan gambaran tentang kondisi angkutan umum di Provinsi DKI Jakarta, dengan tujuan meningkatkan peran, kinerja, dan kualitas manajemen pelayanan angkutan umum (penumpang dan barang) yang aman.

Hal ini dilakukan dengan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan serta integrasi seluruh moda transportasi berbasis teknologi dan ramah lingkungan (kendaraan listrik). Tujuannya adalah agar angkutan umum dapat bersaing dan memberikan layanan yang nyaman dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat pengguna.

Secara khusus, Ketua DPD Organda DKI juga mengajak para anggota Organda DKI Jakarta untuk tetap solid dan terus menjaga kekompakan serta senantiasa bersinergi demi kelangsungan industri transportasi di Jabodetabek. "Dampak paling menyedihkan dari kurangnya kekompakan anggota adalah penurunan kualitas pelayanan.

Semuanya bermula dari lingkungan internal organisasi yang sehat, adaptif, dan terus bersinergi, hal ini akan memungkinkan dinamika industri transportasi berjalan secara maksimal. Namun, sebaliknya, jika lingkungan organisasi tidak kompak, maka proses tidak berjalan dengan baik, sehingga industri ini tidak dapat bersaing dan akan mati," tandas Shafruan.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut