Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wagub Banten Pamerkan Kekuatan Ekonomi Daerah di IFBC 2026 ICE BSD Tangerang
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Banten Disorot Usai 211 Kendaraan Dinas Raib

Kamis, 30 Mei 2024 | 11:39 WIB
  • author Iqbal Ajie
Pemprov Banten Disorot Usai 211 Kendaraan Dinas Raib
Pemprov Banten menjadi sorotan usai 211 kendaraan dinas milik di Pemerintah Provinsi (Pemprov) dilaporkan hilang tanpa jejak. Nilai total kendaraan yang raib tersebut mencapai Rp25,507 miliar.

TANGSEL, iNewsTangsel - Pemprov Banten menjadi sorotan usai 211 kendaraan dinas milik di Pemerintah Provinsi (Pemprov) dilaporkan hilang tanpa jejak. Nilai total kendaraan yang raib tersebut mencapai Rp25,507 miliar, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kendaraan-kendaraan ini diketahui berada di Sekretariat DPRD Banten, Sekretariat Daerah Provinsi Banten, dan Bapenda Provinsi Banten.

Berdasarkan LHP BPK, kendaraan yang paling banyak hilang berada di Sekretariat Daerah Provinsi Banten, dengan total 187 unit.

Selain itu, 18 unit kendaraan hilang di Bapenda dan 6 unit di Sekretariat DPRD Banten. Dari 6 kendaraan yang hilang di DPRD Banten, tiga di antaranya adalah mobil, sedangkan sisanya merupakan sepeda motor.

Laporan LHP BPK mengungkapkan bahwa kendaraan dinas yang tercatat dalam Kartu Inventarisasi Barang (KIB) B berada dalam kondisi baik. Namun, setelah BPK melakukan uji petik, kendaraan dinas tersebut tidak diketahui keberadaannya.

Sekretaris DPRD Banten, Deden Apriadi, mengaku belum menerima laporan tentang hilangnya kendaraan dinas tersebut. "Belum ada laporan kehilangan," kata Deden melalui akun Instagram @tangsel.info, Rabu (29/5/2024).

Dalam LHP BPK, kendaraan dinas yang ada di Sekretariat DPRD Banten tersebut diperoleh sejak tahun 2001 hingga 2009.

Menurut Deden, kendaraan dinas yang dibeli pada zamannya berada dalam kondisi lengkap dan baik.

 "Itu sudah lama ya, tapi nanti saya cek cari tahu dulu. Nanti saya infokan selanjutnya," tukasnya.

Namun, berita ini memicu reaksi negatif dari netizen yang mengecam kinerja Pemprov Banten.

"Bravo pemprov, menyala ga sekalian gedung kantornya hilang," sindir akun @djxxx.

"Banten memang beda," ejek akun @graxxx.

"Banten geto loooh.... dinasti jayalah selalu," komentar akun @pixxx.

"Sim salabim jadi ilang, prook prook prook," tulis akun @rodxxxx.

Kasus ini semakin memanaskan suasana politik di Banten, menambah deretan panjang masalah yang dihadapi pemerintahan daerah ini.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut