Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ‎Potensi Bisnis di JITEX 2026 Capai Rp15,1 Triliun dari 11 Negara
Advertisement . Scroll to see content

Menjelang Satu Tahun Fatwa MUI, Ribuan Santri Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel

Kamis, 07 November 2024 | 14:04 WIB
  • author Hasiholan
Menjelang Satu Tahun Fatwa MUI, Ribuan Santri Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel
Palestina perlu didukung karena mereka sangat membutuhkan bantuan. Semoga perang ini segera berakhir demi kemanusiaan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Menjelang satu tahun keluarnya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dukungan terhadap Palestina pada 8 November mendatang, ribuan santri di Batang menggelar aksi boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel.

Aksi tersebut dipusatkan di Masjid At Taqwa, Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari rangkaian At Taqwa Islamic Festival dengan berkeliling desa pada  Minggu (3/11/2024) lalu.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At Taqwa, Ahmad Musyafa', menjelaskan pentingnya aksi ini sebagai wujud kepedulian kemanusiaan. Menurutnya, produk-produk yang terafiliasi dengan Israel turut mendukung zionis dalam membeli senjata dan melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

“Aksi ini berdampak besar, karena masyarakat akan semakin memahami produk mana saja yang terafiliasi dengan Israel,” ujarnya.

Saat ini, sejumlah produk yang diduga terafiliasi dengan Israel masih beredar luas di Indonesia, seperti Starbucks, Danone Aqua, Nestle, Zara, Mondelez, Kraft Heinz, Unilever, Coca-Cola Group, McDonald's, Burger King, Pizza Hut, KFC, dan lainnya. Mengingat Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Pejuang Palestina, umat Islam diimbau untuk menghindari transaksi dengan produk-produk ini.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut