Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Negara Ikut Fi Asia Indonesia 2026, Industri Makanan dan Minuman Makin Kompetitif
Advertisement . Scroll to see content

Mengembangkan Karakter Kewirausahaan Melalui Seni Budaya di TKK Penabur Bintaro Jaya

Rabu, 20 November 2024 | 20:07 WIB
  • author Doni Marhendro
Mengembangkan Karakter Kewirausahaan Melalui Seni Budaya di TKK Penabur Bintaro Jaya
Melalui partisipasi dalam GEW, anak-anak diberi kesempatan berinteraksi dengan pengusaha muda dari seluruh dunia dan belajar bagaimana nilai kewirausahaan diterapkan dalam konteks global.

Pendekatan Proyek Berbasis Pembelajaran

Program ini menggunakan metode 3DC (Discover, Design, Do, Evaluate), di mana anak-anak diajak mengeksplorasi, merancang, dan mengerjakan proyek secara mandiri maupun berkelompok. Proses ini melatih keterampilan berpikir kreatif, perencanaan, dan pemecahan masalah.

Contohnya, seorang siswa bernama Cristoph (5) membuat tongkat untuk penyandang disabilitas tunanetra. “Ini untuk orang buta, saya buat bersama guru,” katanya. Proyek ini menunjukkan bagaimana anak-anak diajak mengaplikasikan ide kreatif untuk membantu sesama.

Dalam setiap proyek, anak-anak juga belajar berkolaborasi, mengelola waktu, dan menghadapi tantangan. Setelah proyek selesai, mereka mempresentasikan hasil karya mereka, berbagi pengalaman, dan merenungkan pelajaran yang diperoleh.

Menghubungkan Seni, Budaya dan Kewirausahaan 

Entrepreneurship Seni Budaya di TKK Penabur Bintaro Jaya mengintegrasikan pembelajaran seni, budaya, dan kewirausahaan dalam satu kesatuan yang harmonis. Dengan program ini, anak-anak tidak hanya belajar menghargai budaya lokal, tetapi juga mengembangkan keterampilan kreatif dan inovatif yang akan berguna sepanjang hidup mereka. 

Melalui partisipasi dalam GEW, anak-anak diberi kesempatan berinteraksi dengan pengusaha muda dari seluruh dunia dan belajar bagaimana nilai kewirausahaan diterapkan dalam konteks global. “Ini langkah penting untuk menciptakan generasi muda yang siap berinovasi, berkreasi, dan berwirausaha, sambil tetap menghargai budaya lokal,” tutup Agatha.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut