Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Banten Perkuat Industri Aluminium dengan Fasilitas CTP Binder Pertama di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Warga Baduy Luar Meninggal Digigit Ular karena Anti Bisa Ular Kosong di Puskesmas

Sabtu, 08 Maret 2025 | 08:42 WIB
  • author Hasiholan
Warga Baduy Luar Meninggal Digigit Ular karena Anti Bisa Ular Kosong di Puskesmas
Seorang warga Baduy luar, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, meninggal dunia akibat digigit ular tanah atau Malayan ground pit viper. Foto: ilustrasi

LEBAK, iNewsTangsel.id - Seorang warga Baduy luar, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, meninggal dunia akibat digigit ular tanah atau Malayan ground pit viper (Calloselasma rhodostoma).

Parahnya lagi, korban tidak tertolong karena saat dibawa ke puskesmas, tidak tersedia Anti Bisa Ular (ABU).

Ketua Sahabat Relawan Indonesia (SRI), Muhammad Arif Kirdiat mengatakan, bahwa korban merupakan warga Kampung Cisadane, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Peristiwa terjadi pada Senin 3 Maret 2025, saat korban sedang membersihkan kebunnya.

“Lokasi kebun korban cukup jauh dari fasilitas kesehatan, sehingga saat korban digigit ular harus menempuh jalan yang cukup jauh untuk bisa dibawa ke Puskesmas terdekat, itu juga dengan berjalan kaki,” kata Arif, Jumat (7/3/2025).

Sesampainya di Puskesmas Cisimeut, kata Arief, korban tidak diberikan ABU dikarenakan Puskesmas Cisimeut tidak adanya ketersediaan ABU.

“Karena ketersediaan ABU kosong, maka korban pun dirujuk untuk dibawa ke RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, tapi hal serupa pun sama di RSUD Adjidarmo pun tidak tersedia ABU. Akhirnya korban dirujuk ke RSUD Banten Serang dengan harapan bisa mendapatkan ABU dan bisa segera tertangani,” jelasnya.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut