get app
inews
Aa Text
Read Next : Kecelakaan Maut di Depan Komplek Dosen UI Ciputat, Satu Pengendara Motor Tewas

Krisis Sampah Tangsel! Flyover Ciputat Berubah Jadi TPS Liar, Lemahnya Pengawasan Disorot

Senin, 19 Januari 2026 | 14:36 WIB
header img
Fly Over Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berubah fungsi menjadi TPS liar. (Foto: iNews Tangsel)

CIPUTAT, iNewsTangsel.id — Lemahnya pengawasan dan minimnya kehadiran aparat di lapangan membuat Fly Over Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), perlahan berubah fungsi. Jalur vital penghubung Pamulang–Jakarta itu kini disalahgunakan sebagai lokasi pembuangan sampah liar.

Pantauan iNewsTangsel, Senin (19/1/2026), sejumlah tumpukan sampah rumah tangga dalam kantong plastik terlihat di beberapa titik jalur atas fly over. Sampah diduga sengaja dibuang pada malam hingga dini hari, saat aktivitas pengawasan nyaris tak terlihat.

Ironisnya, sampah tersebut dibiarkan berhari-hari tanpa penanganan. Bau menyengat tercium hingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan, sementara pemandangan kumuh mencoreng wajah kota yang selama ini mengklaim serius menangani persoalan sampah.

Warga sekitar menilai kondisi ini terjadi bukan tanpa sebab. Absennya petugas pengawas dan tidak adanya patroli rutin dinilai memberi ruang bagi oknum warga untuk menjadikan fly over sebagai tempat aman membuang sampah.

“Kalau malam sepi, orang bebas buang sampah. Paginya baru ketahuan sudah numpuk,” ujar Kuncara, warga setempat.

Tak hanya mencemari lingkungan, tumpukan sampah di jalur cepat tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara. Fly Over Ciputat dikenal sebagai lintasan kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga sampah yang tercecer di badan jalan dapat memicu kecelakaan.

Keluhan serupa datang dari Harun (38), warga Kedaung, Pamulang. Ia menyoroti ketimpangan antara kewajiban warga dan kualitas layanan pengelolaan sampah.

“Iuran sampah sudah naik dari Rp40 ribu jadi Rp50.000 per bulan. Tapi sampah tetap sering menumpuk, terutama di area sekitar Pasar Ciputat,” katanya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan soal efektivitas sistem pengangkutan sampah di Tangsel. Di satu sisi warga dibebani kenaikan iuran, di sisi lain sampah justru berakhir di ruang publik dan fasilitas vital kota.

Warga pun mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak sekadar mengimbau, tetapi bertindak tegas. Penambahan rambu larangan, pemasangan kamera pengawas, patroli rutin, hingga sanksi nyata bagi pelaku pembuang sampah sembarangan dinilai mendesak dilakukan.

Jika pembiaran terus terjadi, fly over Ciputat dikhawatirkan hanya menjadi simbol kegagalan pengawasan dan penanganan sampah di Tangsel, sekaligus potret buram kota yang tengah bergulat dengan persoalan lingkungannya sendiri.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut