Road to GFNY Belitung 2026: Ratusan Rider Jakarta Panaskan Mesin di Bintaro
BINTARO, iNewsTangsel.id - Gairah balap sepeda di Jakarta kembali membara melalui perhelatan Group Ride Jakarta 1 yang digelar di kawasan Bintaro pada Rabu pagi.
Acara ini menjadi ajang pemanasan sekaligus konsolidasi bagi komunitas roadbike menjelang maraton sepeda terbesar dunia, GFNY Belitung 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni mendatang.
Mengambil titik start dan finish di Charlie Bike Shop, ratusan pesepeda melibas rute Bintaro Loop sejauh 40 kilometer untuk mengasah fisik dan koordinasi tim.
Charlie selaku pemilik Charlie Bike Shop menjelaskan bahwa perjalanan dimulai tepat pukul 05.30 WIB demi menjamin kenyamanan dan keamanan peserta dari kepadatan lalu lintas pagi hari.
"Hal yang menarik dalam kegiatan ini adalah pembagian peserta ke dalam dua kelompok besar," kata dia.
Kelompok pertama difungsikan sebagai peloton kecepatan yang melakukan simulasi balap kompetitif, sementara kelompok kedua diperuntukkan bagi mereka yang ingin bersepeda dengan ritme lebih santai sambil menikmati kebersamaan komunitas.
Antusiasme tinggi dari para pegiat sepeda di Jakarta dan sekitarnya mendapat apresiasi langsung dari founder GFNY Indonesia, Axel Moeller. Ia menekankan bahwa edisi tahun ini memiliki prestise yang sangat tinggi karena statusnya sebagai GFNY Asia Championship 2026.
Dengan skala internasional tersebut, para pebalap mancanegara dipastikan akan hadir untuk memperebutkan posisi di peringkat teratas dunia dalam sistem ranking GFNY World.
Daya tarik utama dari GFNY Belitung 2026 terletak pada hadiah bagi para pemenang kategori overall male dan overall female. Mereka yang berhasil naik podium tertinggi akan secara otomatis dinobatkan sebagai juara Asia dan berhak mendapatkan fasilitas mewah berupa tiket lomba, hotel, hingga penerbangan pulang pergi gratis untuk berlaga di GFNY World Championship 2026 di New York, Amerika Serikat.
Kehadiran Group Ride Jakarta ini menjadi langkah awal yang krusial bagi para rider lokal untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan global tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta