get app
inews
Aa Text
Read Next : Program Nasional Stunting Diperkuat: Bantuan Gizi Disalurkan ke Seluruh Indonesia

Wabup Intan: Stunting Bukan Sekadar Isu Kesehatan, Tapi Juga Sosial dan Ekonomi

Senin, 30 Maret 2026 | 20:37 WIB
header img
Petugas kesehatan melakukan pengukuran tinggi badan balita sebagai bagian dari upaya deteksi dini stunting. (Foto; Ist)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut persoalan kemanusiaan yang berdampak luas, terhadap masa depan generasi bangsa. Anak-anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi hambatan dalam tumbuh kembang, kecerdasan, hingga produktivitas di masa mendatang.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat membuka acara Pramusrenbang Tematik Stunting (Rembuk Stunting) Kabupaten Tangerang Tahun 2026, Senin (30/3/2026). 

Menurut Intan, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting melalui perencanaan yang terarah dan terintegrasi.

“Kolaborasi lintas sektor ini menjadi penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak dasar, termasuk gizi yang cukup dan lingkungan yang mendukung,” ujarnya. 

Ia menekankan, keberhasilan program penanganan stunting tidak cukup hanya dengan regulasi, tapi juga harus didukung implementasi yang tepat di lapangan. Untuk itu, intervensi harus berbasis data yang akurat, terintegrasi lintas sektor, serta tepat sasaran.

“Yang paling penting adalah bagaimana implementasi di lapangan dan intervensi yang benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan data yang akurat serta terintegrasi, lintas program dan multisektor,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Bappeda, Sri Indriastuti menambahkan, sasaran program percepatan penurunan stunting tidak hanya pada anak balita, tetapi juga mencakup remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, serta keluarga berisiko stunting.

“Penanganan stunting juga berkaitan erat dengan peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat secara menyeluruh, mulai dari edukasi, kesiapan keluarga, hingga pola asuh   Karena sebenarnya pencegahan dapat dilakukan sejak dini dan berkelanjutan,” ujarnya. 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut