get app
inews
Aa Text
Read Next : Pihak JK Laporkan Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV, dan YouTuber Nusantara ke Bareskrim

Selain Rismon Sianipar, 4 Akun YouTube Juga Dipolisikan Pihak JK

Senin, 06 April 2026 | 11:35 WIB
header img
Wapres ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla akan melaporkan Rismon Sianipar ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik, Senin (6/4/2026) besok. (Foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pihak Jusuf Kalla tidak tinggal diam atas tudingan makar dan penyebaran hoaks yang beredar di media sosial.

Melalui kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, JK akan mempolisikan empat akun YouTube ke Bareskrim Polri hari ini. Laporan ini merupakan bagian dari rangkaian langkah hukum yang juga menyasar Rismon Hasiholan Sianipar.

"Tidak hanya untuk saudara Rismon Sianipar, tapi ada beberapa juga yang turut akan kami laporkan," kata dia kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin (6/4/2026).

Dalam kasus ini, Abdul menjelaskan sebelumnya Rismon sempat menyebut ada tokoh elit politik yang mendukung kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menyebut, ketika itu, Rismon mengatakan dirinya menyaksikan langsung penyerahan uang sebesar Rp5 miliar dari JK kepada Roy Suryo Cs.

"Itulah kenapa laporan ini kita buat sebagai langkah serius untuk merespons dan meminta pertanggungjawaban klarifikasi dia," ujar dia. 

Sementara untuk empat akun YouTube yang dilaporkan merupakan Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV dan YouTuber Nusantara.

Ia mencontohkan untuk akun YouTube Ruang Konsensus misalnya, mengunggah konten Podcast yang menyebut sosok JK memiliki insting untuk tetap berkuasa secara tidak rasional.

"Ada kalimat yang menuduh Pak JK pecundang begitu yang kalau kita tarik, sehingga gerakan beliau mengarah kepada inkonstitusional. Inikan berita hoaks, berita bohong yang perlu juga diuji," ujar dia.

Sementara untuk akun Mosato TV, kata dia, ada konten yang menuduh JK hendak melakukan makar terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Ada kalimat dia yang sangat fatal menurut kami karena ada pernyataan 'Indikasi kemunafikan, puji Prabowo tapi mau makar'. Inikan pertanyaan yang sudah telak," ungkapnya.

Dia menilai akun-akun YouTube itu diduga terafiliasi dengan Jokowi. Salah satu yang disorot dirinya merupakan akun YouTube Nusantara yang sempat merayakan ulang tahun di Solo, Jawa Tengah. 

"Ya nanti ditafsirkan sendirilah. Karena mereka ini juga kemarin baru merayakan satu tahun YouTuber Nusantara di Solo," jelas dia. 

Sebelumnya, kuasa hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang membantah bahwa kliennya itu tidak pernah menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla menjadi dalang pendanaan di polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7, Joko Widodo.

“Rismon tidak pernah sebut nama pak JK (Jusuf Kalla,” kata Jahmada saat dihubungi, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan, seluruh pernyataan yang beredar itu adalah bohong. Menurutnya, hal itu merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI)

“Semua yang beredar itu hoax. AI ya,” tegas dia.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut