get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemenko PMK Bersama Dicoding Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Indonesia

Pakar Ungkap Cara AI Mengubah Gaya Hidup Digital Jadi Lebih Cepat dan Personal

Rabu, 22 April 2026 | 15:39 WIB
header img
Pakar ungkap penggunaan AI semakin masif di 2026 berkat teknologi data streaming real-time. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Teknologi kecerdasan buatan atau AI kini telah merambah ke berbagai sendi kehidupan masyarakat modern dengan kecepatan yang sangat luar biasa. Fenomena ini terlihat dari semakin responsifnya layanan digital, mulai dari platform belanja daring hingga sistem keuangan yang kini jauh lebih personal.

Keberhasilan implementasi AI masa kini sangat bergantung pada kemampuan sistem dalam memproses aliran data secara langsung atau real-time. Dalam perhelatan Confluent Data Streaming World Tour Jakarta 2026, terungkap bahwa data yang segar adalah kunci utama di balik kecanggihan teknologi tersebut.

Andrew Sellers, VP Technology Strategy and Enablement Confluent, menyoroti bahwa banyak perusahaan masih terjebak menggunakan data lama yang sudah tidak relevan. Kondisi ini sering kali mengakibatkan hasil analisis AI menjadi tidak akurat dan gagal menjawab kebutuhan pengguna saat itu juga.

“Dalam era AI, menggunakan data yang sudah lewat beberapa menit saja bisa membuat keputusan menjadi tidak relevan,” tegas Andrew Sellers dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/4/2026). 

Ia menambahkan bahwa konteks waktu nyata adalah fondasi krusial agar AI dapat memberikan hasil yang benar-benar memberikan dampak positif.

Selama ini, banyak sistem perusahaan berjalan secara terpisah yang mengakibatkan integrasi data menjadi lambat dan sangat tidak efisien bagi operasional. Melalui pendekatan data streaming, sekat-sekat informasi tersebut dapat diruntuhkan sehingga AI mampu bekerja dengan basis data yang lebih utuh dan terkini.

Dampak nyata dari teknologi ini sudah mulai dirasakan masyarakat melalui fitur rekomendasi produk yang jauh lebih akurat pada berbagai aplikasi gaya hidup. Selain itu, sektor perbankan kini mampu mendeteksi potensi penipuan secara instan berkat pengolahan data yang tidak lagi mengenal waktu tunda.

Area Vice President Asia Confluent, Rully Moulany, menilai tuntutan masyarakat akan layanan yang cepat dan andal menjadi pendorong utama adopsi teknologi ini. “Data yang mengalir secara real-time memungkinkan perusahaan memberikan pengalaman yang jauh lebih baik kepada penggunanya,” jelas Rully.

Di Indonesia, adopsi teknologi ini terpantau sangat kuat pada sektor perbankan, telekomunikasi, serta berbagai perusahaan rintisan berbasis digital. Integrasi antara AI dan data yang mengalir deras diprediksi akan terus membentuk cara manusia berinteraksi dan bekerja di masa depan yang serba otomatis.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut