get app
inews
Aa Text
Read Next : OJK Catat Transaksi Kripto Rp482 Triliun, Investor Tembus 20 Juta

Rahasia Cuan Investor Masa Kini, Pantau Saham Lokal dan Aset Global dalam Satu Platform

Kamis, 23 April 2026 | 21:13 WIB
header img
Inovasi terbaru dunia finansial kini memungkinkan investor mengelola saham domestik dan aset internasional menjadi satu. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Tren investasi di Indonesia kini memasuki babak baru dengan hadirnya sistem terintegrasi yang menggabungkan akses pasar domestik dan global secara bersamaan. Inovasi ini memungkinkan masyarakat mengelola ratusan emiten lokal hingga aset internasional tanpa harus menggunakan banyak aplikasi yang membingungkan.

Kehadiran ekosistem tunggal ini menjadi jawaban atas fragmentasi pasar yang selama ini memaksa investor memindahkan dana antar-platform secara manual. Sekarang, proses penyeimbangan portofolio dapat dilakukan secara instan demi efisiensi waktu dan biaya yang selama ini menjadi kendala utama. Sebagai satu-satunya wealth-tech di Indonesia, Pluang telah mengintegrasikan akses langsung ke 950+ saham Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kami hadir untuk menutup kesenjangan antara pasar modal domestik dan peluang diversifikasi global yang selama ini terpisah," ujar Claudia Kolonas, Co-Founder Pluang, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026). 

Ia menegaskan bahwa infrastruktur ini dibangun agar jutaan pengguna dapat mengelola seluruh masa depan finansial mereka hanya dalam satu genggaman.

"Dengan menghadirkan produk Saham Indonesia langsung pada satu aplikasi, kami tidak hanya menambah akses diversifikasi, tapi kami membangun infrastruktur di mana 13 juta pengguna terdaftar kami dapat mengelola seluruh masa depan finansial mereka dalam satu genggaman," paparnya. 

Langkah berani ini diambil untuk memudahkan akses bagi para pemula yang ingin membangun kekayaan lintas generasi dengan biaya transaksi yang sangat kompetitif. Dengan menyederhanakan proses investasi, hambatan teknis yang sering ditemui oleh investor ritel baru kini dapat dihilangkan secara total.

Momentum peluncuran fitur baru ini dinilai sangat krusial mengingat pertumbuhan jumlah investor dalam negeri yang melonjak drastis hingga menembus angka 20 juta jiwa. Meningkatnya likuiditas pasar yang dipicu oleh penyesuaian kriteria indeks pasar modal global juga menjadi daya tarik tambahan bagi para pelaku pasar.

Keberadaan infrastruktur digital yang inklusif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar melalui partisipasi aktif dari para pemodal kecil di seluruh pelosok negeri. "Partisipasi investor ritel akan menjadi penentu utama stabilitas pasar di tengah gelombang baru pertumbuhan ekonomi saat ini," tambahnya lagi.

Dalam hal perlindungan nasabah, penyedia layanan memastikan bahwa seluruh operasional tetap berada di bawah pengawasan ketat lembaga otoritas keuangan negara. Standar keamanan tinggi diterapkan untuk menjamin setiap transaksi berjalan secara transparan dan sesuai dengan regulasi hukum yang berlaku di Indonesia.

Melalui kemudahan akses ke berbagai instrumen investasi, masyarakat kini memiliki peluang lebih besar untuk memperkuat kemandirian finansial mereka di masa depan. Integrasi ini tidak hanya menjadi standar baru bagi aplikasi keuangan, tetapi juga menjadi katalisator bagi akselerasi inklusi keuangan secara nasional.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut