Baik untuk Lansia, Gerakan Senam Ini Mampu Kurangi Nyeri Sendi dan Jaga Kebugaran Tubuh
JAKARTA, iNewsTangsel - Aktivitas fisik ringan kini menjadi salah satu pilar penting bagi kelompok lanjut usia untuk menjaga kebugaran tubuh secara optimal. Salah satu jenis olahraga yang mulai gencar diperkenalkan kepada masyarakat luas adalah gerakan senam ergonomik.
Olahraga ini dinilai sangat efektif dalam membantu melancarkan peredaran darah serta meningkatkan fleksibilitas otot. Gerakannya yang relatif ringan dan praktis membuat senam ini aman diikuti oleh berbagai kelompok usia, terutama para lansia.
Instruktur senam, Roida, menjelaskan bahwa jenis senam ini dirancang khusus agar tidak membebani fisik secara berlebihan.
"Jika dilakukan secara rutin, minimal 2–3 kali dalam seminggu, dapat membantu mengurangi keluhan nyeri sendi serta menjaga kestabilan kadar asam urat," ujar Roida, dalam keterangannya di Jakarta, baru-baru ini.
Satu sesi olahraga praktis ini idealnya membutuhkan durasi waktu antara 20 hingga 40 menit saja. Keunggulan lainnya adalah aktivitas ini tidak memerlukan peralatan khusus sehingga sangat mudah diterapkan secara mandiri di rumah.
Selain berdampak positif bagi fisik, gerakan ritmis dalam senam ini terbukti mampu menjaga kesehatan mental secara bersamaan. Tubuh yang aktif bergerak secara teratur akan melepaskan hormon endorfin yang berfungsi untuk meredakan tingkat stres.
Suasana hati yang lebih baik di usia senja dipastikan akan membuat tubuh terasa jauh lebih segar dan bersemangat. "Dalam senam ergonomik, gerakan yang ringan dan ritmis juga membantu tubuh menjadi lebih rileks," tambah Roida.
Untuk mendapatkan hasil optimal, olahraga rutin tersebut juga harus diimbangi dengan penerapan pola hidup sehat setiap hari. Lansia disarankan untuk menjaga pola makan rendah purin serta mempertahankan berat badan yang ideal demi mencegah radang sendi.
Dalam rangka menyambut Hari Lanjut Usia Nasional pada 29 Mei, kegiatan senam bersama digelar di Helens Night Mart Ampera, Jakarta Selatan, pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan edukasi fisik semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara masif di berbagai lingkungan masyarakat.
Selain simulasi gerakan, dalam kegiatan yang diinisiasi oleh program CSR Holywings Peduli ini warga juga dibekali edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola makan rendah purin untuk mencegah asam urat. Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program Holywings Peduli, Andrew Susanto, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya gaya hidup sehat di lingkungan masyarakat. Pihak penyelenggara turut menyalurkan bantuan fasilitas umum berupa alat fogging, mesin potong rumput, hingga alat pemeriksaan medis untuk mendukung kegiatan posyandu setempat.
Editor : Aris