Usai Teror di Tangsel, Sosok 'Pocong' Bersajam Terekam CCTV di Depok dan Resahkan Warga
DEPOK, iNewsTangsel - Masyarakat di kawasan Tapos, Depok kembali diresahkan oleh peredaran rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi tidak wajar pada dini hari. Dalam tayangan yang diambil dari kamera pengawas, terlihat sebuah figur asing berbalut kain putih yang bergerak secara mencurigakan di dalam gang pemukiman.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa kemunculan figur tersebut bukan sekadar aksi iseng, melainkan indikasi modus operandi baru dari kelompok kriminal jalanan. Narasi yang berkembang di platform digital bahkan mengindikasikan bahwa oknum di balik kostum tersebut sengaja membekali diri dengan senjata tajam jenis celurit.
Polsek Cimanggis Depok langsung merespon cepat laporan visual yang meresahkan masyarakat tersebut dengan mengirimkan tim opsnal ke lokasi kejadian guna melakukan verifikasi.
"Berdasarkan pengecekan CCTV kediaman pelapor bahwa benar adanya penampakan menyerupai pocong," ujar Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, dalam keterangannya, Seni (25/5/2026).
Kompol Jupriono menegaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5/2026) pukul 02.00 WIB di Jalan H Damon, Curug, Cimanggis, Depok. Polisi telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek menambahkan bahwa berdasarkan sinkronisasi data digital, rekaman tersebut diambil pada akhir pekan kemarin sekitar pukul dua dini hari. Polisi kini tengah mengumpulkan testimoni dari sejumlah pemilik rumah yang berada di radius terdekat dari titik koordinat rekaman.
Saksi mata di sekitar lokasi kejadian juga sempat melaporkan adanya indikasi gangguan ketertiban berupa kebisingan yang tidak biasa sebelum visual tersebut terekam. "Menurut keterangan pelapor sekitar jam 01.45 WIB terdengar suara gaduh di Jalan H Damon," tutur Jupriono.
Meskipun memicu kepanikan massal, pihak kepolisian memastikan bahwa hingga detik ini belum ada laporan resmi mengenai kerugian materiil maupun korban luka.
"Tindakan dari Polsek mendatangi TKP kita pastikan apakah ada tindak pidana yang terjadi," pungkas Jupriono.
Fenomena serupa sebelumnya juga sempat terdeteksi di wilayah Ciputat dan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Pola pergerakan yang nyaris identik ini memunculkan spekulasi adanya jaringan pemuda radikal yang mengadopsi strategi visual serupa untuk menakuti target penyamunan. Kerja sama antara pengurus lingkungan dan kepolisian diharapkan mampu meredam potensi perluasan teror psikologis ini.
Editor : Aris