Dua Bulan Royalti Tak Cair, Musisi Timur Soroti Transparansi Pendapatan Digital
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Sejumlah musisi asal Indonesia Timur, Ecko Show, Silet Open Up, dan Faris Adam, mengadukan persoalan pembayaran royalti musik ke Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemen HAM).
Mereka mengaku pendapatan dari karya musik yang sebelumnya dikelola melalui pihak pengelola distribusi digital belum diterima selama dua bulan, yakni untuk periode Mei dan Juni 2026.
Ecko Show menyebut nilai royalti yang masih tertahan mencapai sekitar Rp600 juta berdasarkan data yang mereka miliki. Persoalan tersebut kemudian dibawa ke Kemen HAM untuk mendapatkan penyelesaian.
“Revenue yang dua bulan belakangan itu sejak kita berpindah dari IDETIMUR ke aggregator baru itu, revenue selama dua bulan itu belum dibayarkan,” ujar Ecko di Kemen HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Silet Open Up mengatakan persoalan bukan terkait keberadaan karya atau aset musik mereka, melainkan pembayaran pendapatan yang belum diterima.
Editor : Hasiholan Siahaan