get app
inews
Aa Text
Read Next : Rayakan HUT RI ke-81, Taruna Ikrar: WLA Jadi Kado BPOM untuk Indonesia Emas 2045

Dorong 100 Days Mission, BPOM Tekankan Pentingnya Ekosistem Kesiapsiagaan

Sabtu, 05 September 2026 | 13:13 WIB
header img
Kepala BPOM Prof. dr. Taruna Ikrar menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh memulai dari nol ketika menghadapi epidemi atau pandemi berikutnya. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. dr. Taruna Ikrar menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh memulai dari nol ketika menghadapi epidemi atau pandemi berikutnya.

Kesiapsiagaan harus dibangun jauh sebelum krisis terjadi, mulai dari surveilans, identifikasi patogen, riset dan pengembangan vaksin, uji klinik, manufaktur, hingga evaluasi dan otorisasi regulatori.

Pernyataan tersebut disampaikan Taruna dalam acara Table Top Exercise 100 Days Mission in Indonesia Project di JW Marriott, Jakarta.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, CEO Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) Dr. Richard Hatchett, Deputy WHO Representative Dr. Tara Kessaram, serta para pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut