Program Pemberdayaan Masyarakat Dorong Kemandirian Ekonomi dan Dongkrak UMKM Desa
"Kami ingin tiap program tidak selesai sebagai kegiatan, tetapi meninggalkan kapasitas, peluang, dan kemandirian yang tumbuh dalam jangka panjang," ungkap Direktur PT Reswara Minergi Hartama (Reswara) Iwan Hermawan.
Iwan menambahkan bahwa arah kebijakan ini sengaja dibangun dengan pendekatan lebih substantif guna menumbuhkan kemandirian sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Manifestasi nyata dari komitmen pemulihan ekosistem ini dibuktikan melalui keberhasilan rehabilitasi kawasan daerah aliran sungai seluas ribuan hektare di Kalimantan. Penanaman ratusan ribu pohon pelindung di area bekas galian komoditas fosil tersebut terbukti mampu mengembalikan fungsi hidrologis tanah secara optimal.
Pada ranah penguatan ekonomi mikro, revitalisasi lahan kritis juga dikombinasikan dengan pelatihan intensif pengolahan komoditas kopi lokal. Berdasarkan hasil pengukuran ilmiah, program komparatif ini menunjukkan angka pengembalian sosial yang tinggi, yang mencerminkan adanya multiplier effect bagi pendapatan petani hulu.
Selain sektor pertanian, fokus pembinaan juga diarahkan pada penguatan kapasitas perempuan melalui kelompok usaha kerajinan kain tradisional di pelosok desa. Diversifikasi produk ini tidak hanya melestarikan warisan budaya lokal, tetapi juga menjadi pilar baru penyangga stabilitas keuangan domestik keluarga.
Melalui konsistensi dalam menjaga keseimbangan antara profit bisnis dan tanggung jawab moral, model pembangunan ini berhasil meraih apresiasi dan membawa Reswara meraih Top CSR Awards 2026 Corporate. Ke depan, penguatan program berbasis kebutuhan lokal diproyeksikan akan terus berlanjut demi menjaga hubungan harmonis antara industri dan masyarakat.
Editor : Aris