get app
inews
Aa Text
Read Next : Fenomena Pelet Diangkat ke Layar Lebar, Film Pemikat Jiwa Siap Teror Pecinta Horor-mistis

Transformasi Industri Perfilman, Platform Teknologi Ini Buka Akses Global bagi Sineas Indonesia

Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:25 WIB
header img
Industri perfilman Indonesia memasuki babak baru melalui platform berbasis blockchain dan AI. [Foto: ist]

Tidak berhenti di situ, Show Token menargetkan pendanaan terhadap lebih dari 30 judul film horor dan drama sepanjang tahun 2026. Sejumlah rumah produksi seperti MVP Pictures, A&Z Production, hingga berbagai studio lokal dan internasional akan terlibat dalam pengembangan proyek tersebut.

Beberapa judul yang masuk dalam daftar dukungan antara lain Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Taboo, Siti Vampire, dan Sebelum Tiga Puluh. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri perfilman nasional sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi sineas Indonesia.

Selain mendukung produksi film, Show juga menawarkan berbagai manfaat bagi para pemegang token dalam ekosistemnya. Mereka nantinya berkesempatan memperoleh hak pendanaan film (Decentralized Executive Producing), akses eksklusif di balik layar, hak suara dalam keputusan kreatif tertentu, hingga berbagai penghargaan berbasis kekayaan intelektual (IP).

COO Show, Joshua Khubani, menegaskan bahwa ekspansi perusahaan di Asia Tenggara merupakan strategi jangka panjang untuk membangun ekonomi kreatif digital yang lebih inklusif. "Target investasi seratus juta dolar kami di Asia Tenggara bukan sekadar tentang angka pertumbuhan, melainkan tentang membangun arsitektur baru bagi ekonomi kreatif digital. Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien. Kami hadir untuk menyelesaikan inefisiensi itu," ujar Joshua.

Peluncuran Show pada 26 Juni 2026, di Jakarta diharapkan menjadi momentum lahirnya kolaborasi antara pemerintah, asosiasi perfilman, pelaku industri kreatif, dan komunitas teknologi. Sinergi tersebut diyakini mampu mendorong pemanfaatan blockchain dan AI secara optimal sehingga karya sineas, penulis, sutradara, hingga animator Indonesia semakin kompetitif dan mendapat apresiasi di pasar internasional.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut