get app
inews
Aa Text
Read Next : 33 Tahun Dompet Dhuafa, 1.200 Pelari Run For Vision 2026 Wujudkan 263 Operasi Katarak Gratis

33 Tahun Dompet Dhuafa, Kiprah Institut Kemandirian Buka Jalan Karier hingga Internasional

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:20 WIB
header img
Institut Kemandirian Dompet Dhuafa resmi menggelar kegiatan Vocational Insight. (Foto: dok DD)

TANGERANG, iNewsTangsel.id Institut Kemandirian Dompet Dhuafa resmi menggelar kegiatan Vocational Insight bertema “Unlock Your Potential: Mewujudkan Keterampilan Menjadi Kesempatan Karier”, Selasa (30/6/2026). Program pelatihan vokasi Institut Kemandirian ini dirancang untuk memotivasi peserta aktif, memperluas wawasan dunia kerja, sekaligus memperkuat jaringan kemitraan dengan industri sebagai penyerap tenaga kerja alumni.

Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), angka pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,2 juta orang pada tahun 2025. Kondisi ini semakin kompleks di tengah era perdagangan bebas ASEAN yang menuntut tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Lulusan SMK menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak. Di sinilah Institut Kemandirian hadir sebagai lembaga vokasi dan inkubasi bisnis di bawah naungan Dompet Dhuafa untuk membentuk generasi yang berdaya saing, mandiri, dan berkarakter melalui pelatihan berorientasi pada kebutuhan pasar.

Kegiatan Vocational Insight 2026 diikuti oleh total 57 orang yang terdiri dari peserta pelatihan aktif, meliputi program servis motor, sekolah tukang ahli, dan menjahit, serta alumni pelatihan dari bidang cukur, pijat, dan barista. Selain itu, juga menghadirkan mitra offtaker dan tamu undangan dari kalangan industri.

Salah satu momen paling ditunggu dalam Vocational Insight 2026 adalah rangkaian seremoni strategis yang berlangsung pada sesi pagi. Sejumlah capaian penting Institut Kemandirian diresmikan secara simbolis, di antaranya Kick-off Program Tenaga Kerja Jepang, menandai langkah nyata Institut Kemandirian dalam menempatkan alumni di pasar kerja internasional.

Kemudian, penandatanganan MoU dengan mitra offtaker: Tauberes, Kita Jahitin, dan Setia Motor, sebagai jaminan penyerapan tenaga kerja alumni, serta peresmian simbolis Tempat Uji Kompetensi (TUK) Motor, fasilitas baru untuk sertifikasi kompetensi peserta pelatihan otomotif. Dilanjutkan dengan peluncuran Buku Rekam Jejak Institut Kemandirian, serta dokumentasi perjalanan dan dampak lembaga selama beroperasi.

“Kolaborasi pentahelix diperlukan untuk menguatkan program yang dijalankan IK, maka hari ini kita menghadirkan berbagai mitra kerja sama sebagai komitmen Institut Kemandirian membuka kolaborasi dengan berbagai pihak demi memaksimalkan kebermanfaatan dan tercapainya output serapan kerja. Layaknya sapu lidi, jika hanya satu mudah dipatahkan dan tidak dapat dimanfaatkan, tetapi jika digabungkan maka akan bermanfaat,” ucap Ketua Pengurus Yayasan Umar Usman, Asep Hendriana.

Inti dari kegiatan Vocational Insight 2026 adalah sesi inspiratif berdurasi satu jam yang dipandu oleh Supardi Lee, berlangsung pukul 10.15 hingga 11.20 WIB.

Sesi ini mengupas tiga tema utama yang relevan bagi peserta pelatihan vokasi, yakni mengenali potensi diri sebagai modal utama membangun karier, membangun growth mindset pola pikir berkembang yang menjadi fondasi kesuksesan, serta memahami pentingnya keterampilan teknis dan karakter dalam dunia kerja modern

Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi interaktif dalam rangka memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan bertanya langsung kepada pembicara.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar motivasi sesaat. Institut Kemandirian menetapkan empat tujuan strategis dari penyelenggaraan Vocational Insight, yakni membangun motivasi dan semangat peserta untuk menyelesaikan program pelatihan hingga tuntas, menumbuhkan growth mindset dan kesadaran akan pentingnya keterampilan dan karakter dalam dunia kerja, mendorong peserta menetapkan target karier yang jelas pasca pelatihan, serta memperkuat jaringan kerjasama antara Institut Kemandirian dan mitra industri sebagai penyerap tenaga kerja alumni,

Vocational Insight 2026 menjadi bukti nyata komitmen Institut Kemandirian Dompet Dhuafa dalam menghubungkan dunia pelatihan dengan dunia kerja secara konkret. Dengan terbentuknya kemitraan baru, peluncuran program internasional, dan fasilitas sertifikasi yang semakin lengkap, Institut Kemandirian terus memperkuat posisinya sebagai solusi strategis pengangguran vokasional di Indonesia.

Ke depannya, Institut Kemandirian berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang membuka peluang karier nyata bagi generasi muda Indonesia baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

“Pendidikan merupakan program yang strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan model pendidikan Terampil, Kerja, Usaha, Naik Kelas (TEKUN). Institut Kemandirian siap menyediakan berbagai jurusan pelatihan vokasi dengan kurikulum praktis dan terhubung dengan peluang bekerja dan berwirausaha sehingga peserta pelatihan akan tumbuh dari mustahik menjadi muzakki. Di usia 21 tahun ini, Institut Kemandirian terus memperluas jangkauan manfaat dari pelatihan keterampilan hingga kemandirian usaha demi generasi Indonesia yang lebih mandiri.” ucap Manajer Diklat dan Operasional Institut Kemandirian, M. Imam Baihaqi.

Editor : Rizqa Leony PutriMPI Marketing

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut