Ajang Pamer Berujung Petaka, Serial A Little White Lie Kupas Sisi Gelap di Balik Reuni SD
JAKARTA, iNewsTangsel - Dunia hiburan tanah air kembali dimeriahkan oleh kehadiran serial drama terbaru yang mengangkat realita kehidupan sosial dan dinamika hubungan interpersonal. Serial berjudul A Little White Lie menyoroti bagaimana sebuah kebohongan sederhana yang awalnya dianggap sepele dapat memicu konflik berantai yang emosional.
Kisah dalam tayangan ini menyoroti lika-liku kehidupan karakter utama bernama Ocha yang tengah berada di titik terendah akibat kehilangan pekerjaan. Di tengah badai krisis finansial dan rasa minder, ia memutuskan menghadiri reuni masa kecilnya demi melacak sosok misterius pengirim surat rahasia di masa lampau.
Pertemuan tersebut rupanya menjadi gerbang pembuka bagi terbongkarnya topeng kesuksesan yang selama ini dipamerkan oleh masing-masing karakter di media sosial. Di balik tawa nostalgia, tersimpan konflik perselingkuhan hingga tekanan keluarga yang perlahan mengikis ketulusan ikatan pertemanan mereka sejak bangku sekolah.
Ketegangan cerita semakin meningkat saat Adit, pewaris jaringan Hotel Gala, berupaya keras memulihkan citra bisnis keluarganya dari keterpurukan. Demi menyelamatkan reputasi korporasi, ia merangkul Bintang serta melibatkan Ocha dalam proyek besar penataan ulang merek dagang mereka.
"Serial ini mengajak penonton melihat bahwa setiap orang memiliki rahasia, namun kejujuran dan persahabatan tetap menjadi kunci untuk menghadapi berbagai persoalan hidup," ujar Produser A Little White Lie, Oswin Bonifanz, di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Oswin menambahkan bahwa fokus utama dari proyek ini adalah memberikan ruang refleksi bagi penonton mengenai konsekuensi dari setiap ucapan di dunia nyata. Seiring berjalannya proyek rekonstruksi hotel, Ocha pun dihadapkan pada fakta mencengangkan bahwa Adit merupakan sosok asli di balik surat-surat masa lalunya.
Pengungkapan kebenaran tersebut secara mengejutkan menyeret kembali memori tragis tentang peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua Ocha. Penemuan fakta baru ini seketika menempatkan sang tokoh utama pada pusaran dilema cinta segitiga yang menguji keteguhan hatinya.
"Kami ingin menghadirkan cerita tentang persahabatan, keluarga, dan pilihan hidup yang terasa relevan sekaligus memberikan kejutan hingga akhir cerita," kata Sutradara, Sondang Pratama.
Sondang meyakini bahwa jalinan emosi yang disajikan dalam setiap episode akan sangat mudah beresonansi dengan pengalaman batin masyarakat perkotaan. Diproduksi secara kolaboratif oleh Maxstream TV dan Unlimited Production, serial penuh intrik ini kini sudah dapat dinikmati oleh para pencinta sinema domestik.
Editor : Aris