Indonesian Podcast Festival 2026 Jadi Panggung Baru Kreator Podcast di Indonesia
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perkembangan podcast di Indonesia terus menunjukkan peluang baru seiring meningkatnya konsumsi konten audio digital. Kehadiran siniar kini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan informasi, tetapi juga membuka ruang bagi kreator untuk membangun komunitas dan mengembangkan berbagai peluang ekonomi.
Melihat perkembangan tersebut, Double Group bersama Close The Door Corbuzier Podcast menghadirkan Indonesian Podcast Festival (IPF) 2026. Festival ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara podcaster, kreator lokal dan pendengar secara langsung.
IPF 2026 akan digelar secara roadshow di lima kota, yakni Makassar, Medan, Banjarmasin, Surabaya dan Jakarta. Makassar menjadi kota pertama yang menjadi lokasi festival pada 24-25 Oktober 2026.
Founder Close The Door, Deddy Corbuzier, mengatakan podcast memiliki kekuatan karena mampu membangun kedekatan dan kepercayaan dengan audiens. Menurutnya, kreator tidak seharusnya hanya mengandalkan pendapatan dari platform digital seperti YouTube.
“Kita nggak boleh berpikir sempit, ‘Oh, monetisasinya dari duit YouTube.’ Duit YouTube kecil banget,” ujar Deddy dalam peluncuran IPF 2026 di Jakarta, Minggu (25/8/2026).
Menurut Deddy, jumlah penonton bukan satu-satunya indikator keberhasilan podcast. Audiens yang lebih sedikit tetapi memiliki ketertarikan dan kepercayaan terhadap kreator justru dapat membuka peluang kerja sama, bisnis, seminar hingga konsultasi.
Ia juga mendorong kreator dari berbagai profesi untuk mulai membangun media sendiri melalui podcast. Pengetahuan dan keahlian yang dimiliki dapat menjadi modal untuk membangun audiens sekaligus memperluas peluang profesional.
IPF 2026 mengusung konsep “One Stage & Infinity Story” yang mempertemukan sejumlah podcaster nasional dan kreator lokal dalam satu panggung. Festival ini juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif agar pengalaman menikmati podcast tidak hanya berlangsung melalui platform digital.
“Indonesian Podcast Festival menjadi momen ketika dunia podcast yang selama ini hanya bisa didengar, akhirnya bisa dirasakan dan disaksikan secara langsung. Ini bukan sekadar festival, tapi pertemuan nyata antara kreator dan pendengarnya,” kata Deddy.
Sejumlah kreator yang dijadwalkan hadir antara lain Theo Derick melalui Grind Theory, Coach Tom Mc Ifle melalui Behind The Business, Vadi Akbar dan Nino melalui CTD Friends, Ferry Irwandi melalui Docuvlog, serta Habib Jafar dan Onadio Leonardo melalui Login.
Selain pertunjukan podcast, pengunjung dapat menikmati talk show, stand-up comedy, Blind Podcast, community meetup, photobox dan berbagai aktivitas lainnya.
Melalui penyelenggaraan di lima kota, IPF 2026 diharapkan dapat memperluas ekosistem podcast sekaligus membuka kesempatan bagi kreator daerah untuk mendapatkan panggung dan berinteraksi langsung dengan audiens.
Editor: Hasiholan Siahaan