Kementan Optimalkan Lahan Tebu Rakyat, Genjot Produksi Gula 3 Juta Ton
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi gula nasional mencapai sekitar 3 juta ton pada 2026. Target tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan gula domestik sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gula putih.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, peningkatan produksi dalam negeri menjadi salah satu fokus pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.
"Target produksi gula nasional mudah-mudahan tidak impor white sugar (gula putih). Ini menjadi target kita tahun ini,” kata Amran usai meninjau perkebunan tebu di wilayah Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, dalam keterangan, Jumat (28/8/2026).
Amran menjelaskan, untuk mengejar target tersebut, pemerintah akan mengoptimalkan lahan tebu rakyat atau plasma yang selama ini dinilai belum produktif secara maksimal. Ada sekitar 86 persen lahan tebu rakyat berada dalam kondisi tidak laik atau belum terkelola secara optimal.
"Kami telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp1,7 triliun untuk melakukan perbaikan dan optimalisasi lahan tebu rakyat tersebut," imbuhnya.
Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar produktivitas perkebunan tebu rakyat ditingkatkan.
“Kalau itu terjadi, insyaallah kebutuhan gula putih cukup, bahkan lebih,” tegas Amran.
Selain optimalisasi lahan rakyat, lanjutnya, pemerintah juga mendorong peningkatan produktivitas perkebunan tebu milik perusahaan, termasuk SGC untuk memenuhi target produksi gula nasional sebanyak 3 ton.
"Kami mendukung semua pabrik gula di Indonesia. Kami support supaya produksinya tinggi. Tadi sudah membuka tebu baru, sekitar 30.000 hektare. Mudah-mudahan bisa capai target 100 ton per hektare," imbuhnya.
Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Heru Tri Widarto menambahkan, Lampung menjadi salah satu wilayah penting dalam pengembangan perkebunan tebu nasional. Untuk 2027, target luas lahan perkebunan tebu di Lampung diproyeksikan mencapai 97.970 hektare.
"Dari luasan tersebut, kami memperkirakan produksi gula dapat mencapai 480.053 ton. Tahun ini mudah-mudahan bisa mencapai 250.000 ton,” kata Heru.
Editor : Elva Setyaningrum