Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ‎Polisi Bagikan Masker dan Bersihkan Jalan untuk Lindungi Warga dari Abu Vulkanik
Advertisement . Scroll to see content

Redam Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Gencarkan Penyemprotan Jalan Protokol

Selasa, 08 September 2026 | 09:05 WIB
  • author Aries
Redam Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Gencarkan Penyemprotan Jalan Protokol
Pemkot Tangerang menggelar aksi water mist dan penyemprotan air murni di jalan protokol untuk menekan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. [Foto: Humas Pemkot]

KOTA TANGERANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang menerjunkan tim gabungan untuk melakukan penyemprotan air secara berkala di sepanjang jalan protokol guna menekan sebaran debu akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Langkah mitigasi ini difokuskan pada jalur-jalur utama berkepadatan tinggi dengan jarak jangkauan mencapai enam hingga tujuh kilometer. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengonfirmasi bahwa aksi penyemprotan tersebut merupakan hasil koordinasi teknis antarinstansi secara responsif. "Kami lakukan penyemprotan sebagai upaya untuk menekan dampak polusi udara serta mengikat partikel abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat," ujar Mahdiar, Senin (7/9/2026).

Operasi penyemprotan water mist di lapangan melibatkan sedikitnya 20 personel gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri, serta relawan kebencanaan. Seluruh unit armada armada pemadam memanfaatkan pasokan air bersih murni dari PDAM tanpa menggunakan campuran bahan kimia berbahaya.

Pemerintah daerah memastikan kegiatan pembersihan material debu ini akan terus dijadwalkan secara berkala di berbagai kawasan strategis kota. "Water mist ini tidak hanya efektif mengikat debu di udara, tetapi juga ampuh meredam suhu panas ekstrem di jalan utama," tegas Mahdiar menambahkan.

Guna meminimalkan risiko paparan partikel mikro, masyarakat mengimbau warga untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di ruang terbuka. Pemkot Tangerang juga meminta publik untuk tidak menyebarkan isu yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada kanal informasi resmi pemerintah.

Di sisi lain, jajaran Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah menyiagakan seluruh fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama untuk mengantisipasi potensi lonjakan keluhan pernapasan warga. Pusat kesehatan masyarakat disiapkan untuk memberikan tindakan medis cepat bagi warga yang terdampak langsung oleh material abu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi fasilitas medis terdekat jika mengeluhkan gangguan kesehatan. "Warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu diimbau segera melakukan penanganan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan," imbau Dini.

Sinergi antara tindakan preventif di jalan raya dan kesiapan fasilitas medis diharapkan dapat menjaga kualitas hidup serta kenyamanan warga Kota Tangerang. 

Editor: Aris

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut