Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Perawatan Regeneratif Meningkat, Ahli Dermatologi Dorong Terapi Berbasis Sains
Advertisement . Scroll to see content

Sebelum Memutuskan Jadi Ibu, 3 Hal Ini Tak Boleh Diabaikan Perempuan

Selasa, 22 September 2026 | 17:44 WIB
  • author Hasiholan
Sebelum Memutuskan Jadi Ibu, 3 Hal Ini Tak Boleh Diabaikan Perempuan
Penting bagi perempuan untuk mengenali kebutuhan dirinya sendiri serta mempersiapkan kesehatan fisik dan emosional tanpa harus merasa terburu-buru mengikuti perjalanan orang lain. Foto Olan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Tekanan sosial dan derasnya informasi di media digital membuat sebagian perempuan menghadapi kekhawatiran dalam menentukan langkah kehidupan, termasuk ketika mulai memikirkan rencana menjadi seorang ibu.

Kondisi tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kebiasaan membandingkan kehidupan dengan orang lain di media sosial, banjir informasi mengenai kehamilan, hingga pertanyaan mengenai waktu yang dianggap tepat untuk berkeluarga.

Di tengah situasi itu, penting bagi perempuan untuk mengenali kebutuhan dirinya sendiri serta mempersiapkan kesehatan fisik dan emosional tanpa harus merasa terburu-buru mengikuti perjalanan orang lain.

Kampanye #SiapaTakutJadiIbu yang kembali dikembangkan pada 2026 mengangkat pesan “Jangan Cuma Worry”. Pesan tersebut mengajak perempuan tidak berhenti pada rasa khawatir, tetapi mengubahnya menjadi langkah persiapan yang sesuai dengan kondisi dan tahapan hidup masing-masing.

Selain kesiapan mental, perhatian terhadap kesehatan fisik dan asupan nutrisi juga menjadi bagian dari persiapan perempuan, khususnya bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan.

Art Content Creator Irene Suwandi menilai setiap orang memiliki timeline kehidupan yang berbeda. Menurut dia, perempuan tidak perlu merasa tertinggal hanya karena melihat orang lain telah memasuki tahap kehidupan yang berbeda.

Head of Brand PRENAGEN Junita mengatakan setiap perempuan memiliki perjalanan berbeda, mulai dari mengenal diri, mempersiapkan masa depan, merencanakan kehamilan, hingga membesarkan anak.

“Worry adalah hal yang wajar di tengah derasnya arus informasi. Yang penting bagaimana perempuan dapat menyaring informasi yang tepat dan mengambil langkah dengan penuh percaya diri,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).

Pendekatan kampanye tahun ini juga memanfaatkan kedekatan masyarakat Indonesia dengan budaya Korea. Berdasarkan survei Jakpat Korean Drama Trends in Indonesia 2025 terhadap 1.211 responden, sebanyak 51 persen responden mengaku menonton drama Korea dalam enam bulan terakhir. Angkanya mencapai 64 persen di kalangan responden perempuan.

Aktor Korea Selatan Ji Chang Wook kemudian dilibatkan dalam kampanye tersebut sebagai Brand Ambassador. Kehadirannya dikaitkan dengan pesan “Jangan Cuma Worry” untuk mendorong perempuan mengubah kekhawatiran menjadi persiapan yang lebih nyata.

Sementara itu, Content Creator Debi Sagita yang telah menjalani pengalaman kehamilan mengatakan proses menjadi ibu membutuhkan kesiapan untuk terus belajar dan memiliki dukungan yang tepat.

Perbedaan tahapan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menuju kehamilan dan menjadi ibu tidak berlangsung dengan pola yang sama bagi setiap perempuan. Karena itu, persiapan kesehatan, pengelolaan informasi, serta dukungan dari lingkungan menjadi bagian penting dalam menjalani setiap fase tersebut.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut