Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Perawatan Regeneratif Meningkat, Ahli Dermatologi Dorong Terapi Berbasis Sains
Advertisement . Scroll to see content

Tekanan Kerja dan Kurang Tidur Picu Gangguan Kesehatan Mental Generasi Muda

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB
  • author Thomas Manggala
Tekanan Kerja dan Kurang Tidur Picu Gangguan Kesehatan Mental Generasi Muda
Di tengah tekanan kehidupan urban, menjaga kesehatan fisik dan mental kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. [Foto: istimewa]

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Di balik produktivitas tinggi generasi muda di kota besar, tersembunyi ancaman kesehatan yang kian meningkat. Pola hidup serba cepat, kurang tidur, stres kerja, hingga minim aktivitas fisik kini menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit tidak menular bahkan di usia 30-an.

Fenomena ini menunjukkan pergeseran tren kesehatan, di mana penyakit seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, hingga gangguan mental tak lagi identik dengan usia lanjut. Tanpa disadari, banyak pekerja urban mengalami kondisi tersebut secara perlahan karena gejalanya sering tidak terasa sejak awal.

Dokter spesialis kedokteran okupasi, dr. M. Arief Gunawan, mengungkapkan bahwa tekanan kerja dan gaya hidup modern menjadi kombinasi utama yang mempercepat munculnya penyakit. Bahkan, stres kronis dan burnout kini semakin sering ditemukan pada kelompok usia produktif.

“Banyak kasus baru terdeteksi ketika sudah memasuki tahap serius. Padahal, sebagian besar penyakit ini bisa dicegah jika dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin melalui medical check up,” jelasnya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Pendekatan preventif melalui Medical Check Up (MCU) dinilai menjadi solusi efektif untuk mengidentifikasi risiko sejak dini. Selain membantu pekerja memahami kondisi tubuhnya, langkah ini juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya pengobatan jangka panjang.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut