Desain Konseptual Mahasiswa Jadi Penanda Arah Baru Arsitektur Indonesia

Denny Pohan
Para pengajar dari berbagai kampus menyebut pencapaian ini menunjukkan bahwa kurikulum desain yang diterapkan di perguruan tinggi mulai menghasilkan talenta dengan pemahaman teknis dan konseptual yang kuat. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan arsitektur dan desain interior kembali mendapat sorotan setelah karya pelajar dan mahasiswa mendominasi perolehan penghargaan pada DAIKIN Designer Awards 2025. Ajang tersebut dinilai menjadi salah satu ruang belajar nonformal yang efektif bagi generasi muda untuk menguji kemampuan mereka dalam konteks kompetisi profesional.

Para pengajar dari berbagai kampus menyebut pencapaian ini menunjukkan bahwa kurikulum desain yang diterapkan di perguruan tinggi mulai menghasilkan talenta dengan pemahaman teknis dan konseptual yang kuat. Dewan juri arsitektur, Cosmas Gozali, menilai peserta dari kategori pelajar dan mahasiswa menampilkan kualitas riset serta pendekatan pendidikan yang matang. “Kami melihat hasil pembelajaran yang nyata. Gagasan mereka terstruktur, argumentatif, dan mencerminkan lingkungan akademik yang mendukung eksplorasi,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Karya “V House” dan “Umah Nataran”, yang menempati posisi teratas di kategori mahasiswa, disebut sebagai contoh keberhasilan integrasi antara teori yang dipelajari di kampus dengan kreativitas individual. Juri desain interior, Alex Bayusaputro, menilai capaian tersebut mencerminkan peningkatan standar kompetensi mahasiswa desain di Indonesia.“Keduanya tidak hanya mengandalkan visual, tetapi juga mampu mempresentasikan dasar akademik yang kuat. Ini menunjukkan proses pendidikan yang berjalan dengan baik,” katanya.

Selain memperebutkan penghargaan, ajang ini juga menjadi ruang edukasi bagi peserta. Para juri memberikan sesi evaluasi terbuka yang memungkinkan pelajar dan mahasiswa memahami standar profesional industri desain. Juri tamu, Daniel Mananta, menyebut model pembelajaran semacam ini penting untuk memperkuat kesiapan lulusan ketika masuk ke dunia kerja. “Pertemuan langsung dengan praktisi membuka perspektif baru bagi mereka. Ini pembelajaran yang tidak selalu didapatkan di bangku kuliah,” ujarnya.

Penyelenggara menegaskan bahwa kompetisi ini akan terus dirancang sebagai platform pengembangan talenta muda, sekaligus mendorong institusi pendidikan untuk mengadaptasi perkembangan tren desain global. Ajang ini juga diharapkan melahirkan lebih banyak inovator muda yang siap berkontribusi pada perkembangan arsitektur dan desain interior nasional.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network