Tak hanya mencemari lingkungan, tumpukan sampah di jalur cepat tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara. Fly Over Ciputat dikenal sebagai lintasan kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga sampah yang tercecer di badan jalan dapat memicu kecelakaan.
Keluhan serupa datang dari Harun (38), warga Kedaung, Pamulang. Ia menyoroti ketimpangan antara kewajiban warga dan kualitas layanan pengelolaan sampah.
“Iuran sampah sudah naik dari Rp40 ribu jadi Rp50.000 per bulan. Tapi sampah tetap sering menumpuk, terutama di area sekitar Pasar Ciputat,” katanya.
Editor : Aris
Artikel Terkait
