Praktik pemenuhan gizi di sekolah telah lama diterapkan di sejumlah negara maju. Di Amerika Serikat, program makan sekolah seperti School Breakfast Program dan National Lunch Program menjadi bagian dari kebijakan nasional. Sekolah berperan aktif memastikan siswa mendapatkan asupan gizi, sehingga anak tidak lagi terbebani persoalan sarapan atau makan siang. Pendekatan ini dinilai efektif mendukung kesehatan sekaligus kesiapan belajar di kelas.
Selain berdampak pada peserta didik, MBG juga dinilai berpotensi memberikan efek pengganda terhadap perekonomian. Jika dirancang secara matang, program ini dapat mendorong keterlibatan UMKM, petani, dan produsen pangan lokal dalam rantai pasok.
Pengalaman Amerika Serikat melalui program Women, Infant, and Child (WIC) menunjukkan bahwa intervensi gizi yang dikelola negara dapat berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
