‎Sambal Jadi Inspirasi Aksesoris dalam Dunia Perjalanan

Elva
Peluncuran kampanye Sambal si Petualang, yang dikemas dalam aksesori perjalanan dengan konsep blind box. (Foto: Elva)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kebiasaan masyarakat Indonesia yang merasa makan belum lengkap tanpa sambal menjadi inspirasi dalam kampanye “Sambal si Petualang” yang diluncurkan maskapai penerbangan bertarif rendah milik grup Singapore Airlines, Scoot di Jakarta, Kamis (7/5/2026). Kampanye ini mengangkat sambal bukan sekadar pelengkap makanan, tapi juga bagian dari identitas budaya yang lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

‎Chief Commercial Officer Scoot, Calvin Chan, mengatakan kampanye ini dibuat untuk membangun kedekatan dengan pelanggan Indonesia melalui hal yang akrab dalam kehidupan sehari-hari ketika melakukan perjalanan ke luar negeri. Karena perjalanan bukan hanya soal destinasi, tetapi juga pengalaman yang berkesan dan membawa rasa nyaman bagi penumpang.

‎"Melalui kolaborasi dengan seniman visual Indonesia, Martcellia Liunic atau Liunic, senimam visual yang menterjemahkan sambal menjadi desain aksesori perjalanan yang mencerminkan karakter masyarakat Indonesia yang dekat dengan cita rasa pedas," kata Calvin.

‎Dijelaskan, ada tiga aksesori perjalanan dengan desain unik dan untuk edisi terbatas yang dirancang Liunic. Masing-masing aksesoris dilengkapi kantong resleting. Sehingga pelanggan bisa membawa sambal kemasan saat bepergian. Konsep itu disebut sebagai bentuk penggabungan unsur fungsional dengan identitas budaya lokal.

‎"Sambal kami pilih sebagai simbol budaya yang merepresentasikan kebiasaan masyarakat Indonesia yang merasa santapan belum lengkap tanpa cita rasa pedas. Ini cara kreatif kami untuk menghadirkan nuansa rumah dan kebiasaan kuliner Indonesia dalam aktivitas perjalanan," ungkapnya.

‎Diterangkan, aksesori perjalanan ini akan dikemas dalam konsep blind box dan dapat ditukarkan oleh pelanggan di beberapa bandara di Indonesia, seperti di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Internasional Kualanamu Medan, Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional Yogyakarta. 

‎"Pelanggan yang berangkat dari bandara-bandara tersebut dapat menukarkan blind box dengan menunjukkan boarding pass di lokasi yang telah ditentukan pada periode waktu yang sudah ditentukan, mulai 14 Mei - 8 Juli 2026, mendatang. Setiap bandara masa berlaku penularannya berbeda-beda," ujarnya.

‎Sementara itu, Liunic menambahkan, sambal memiliki nilai yang lebih dari sekadar makanan pendamping. Sebagai orang Indonesia dan pecinta sambal, kolaborasi ini menjadi sangat bermakna karena mengubah sesuatu yang dekat dengan keseharian menjadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus fungsional.

‎"Bagi saya, sambal sudah menjadi bagian dari budaya makan masyarakat Indonesia dan memiliki kedekatan emosional yang kuat. Dengan aksesoris perjalanan ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menikmati sambal yang menjadi simbol budaya. Sehingga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan," tutup Liunic.

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network