JAKARTA, iNewsTangsel.id - Industri asuransi jiwa nasional menunjukkan tren stabil pada Kuartal I 2026 dengan kinerja klaim dan manfaat yang tetap terjaga. Di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya kesadaran proteksi, perusahaan asuransi mampu menjaga keseimbangan antara pembayaran klaim dan kesehatan keuangan.
Sepanjang periode tersebut, total pembayaran klaim dan manfaat tercatat mencapai Rp1,17 triliun, atau menurun 2,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan perbaikan kualitas portofolio serta strategi pengelolaan risiko yang semakin disiplin di sektor asuransi jiwa.
Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain menilai capaian ini menjadi indikator positif terhadap keberlanjutan bisnis. "Rasio klaim yang terjaga menunjukkan efektivitas seleksi risiko dan penerapan underwriting yang lebih ketat", ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Selain itu, rasio klaim industri yang relatif tinggi mampu ditekan oleh sejumlah perusahaan melalui efisiensi operasional dan penguatan tata kelola. Hal ini sekaligus menegaskan ketahanan sektor asuransi jiwa dalam menghadapi tekanan pasar.
Ke depan, pelaku industri diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan klaim yang cepat dan transparan, sekaligus menghadirkan produk perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat guna menjaga kepercayaan nasabah.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
