CIPUTAT, iNewsTangsel — Proyek perbaikan Flyover Ciputat dengan nilai anggaran mencapai Rp3 miliar kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan di jalur padat penghubung Tangerang Selatan (Tangsel) dengan Jakarta itu disebut belum sepenuhnya rampung, meski alat berat sudah tidak lagi terlihat di lokasi pekerjaan.
Selain itu, proyek tersebut juga menuai perhatian lantaran tidak terlihat adanya papan informasi proyek di area pengerjaan. Kondisi itu memicu pertanyaan warga terkait progres pekerjaan yang hingga kini masih menyisakan sejumlah persoalan di lapangan.
Pantauan di lokasi pada Jumat (8/5/2026), permukaan jalan Flyover Ciputat memang terlihat lebih rapi dibanding sebelumnya. Namun, di beberapa titik masih tampak sisa aspal lama, terutama di ujung jalan arah Jakarta menuju Pamulang dan sebaliknya.
Tak hanya itu, marka jalan juga belum terpasang secara sempurna. Sejumlah lubang di kawasan sekitar Ciputat masih terlihat, sementara pekerjaan sambungan jembatan atau expansion joint juga belum dikerjakan.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten melalui penanggung jawab pekerjaan Flyover Ciputat, Sutarto, menjelaskan bahwa proses milling atau pengupasan aspal telah selesai dilakukan.
“Pengupasan aspal sebenarnya sudah selesai. Untuk pekerjaan expansion joint baru akan dilakukan minggu depan. Alat berat memang sudah ditarik dari lokasi,” ujar Sutarto saat dikonfirmasi wartawan.
Dia menjelaskan, pengerjaan pengaspalan tidak dilakukan di seluruh badan jalan flyover. Pengupasan hanya dilakukan sepanjang sekitar 700 meter di sisi kanan dan kiri flyover.
Menurutnya, masih ada sejumlah pekerjaan lanjutan yang harus diselesaikan, mulai dari pemasangan expansion joint, pengecatan barrier jembatan, perbaikan cucuran air, pemasangan marka jalan, penutupan lubang di sejumlah titik wilayah Ciputat, hingga pengurasan drainase.
“Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai Oktober mendatang,” katanya.
Di sisi lain, kondisi proyek yang belum sepenuhnya rampung memunculkan beragam tanggapan dari pengguna jalan. Sebagian pengendara mengaku kondisi jalan kini mulai terasa lebih nyaman dibanding sebelumnya, namun mereka berharap seluruh pekerjaan segera dituntaskan demi keselamatan pengguna jalan.
“Sekarang memang lebih enak dibanding sebelumnya yang bergelombang, tapi masih ada titik yang bikin khawatir, apalagi malam hari kalau marka belum jelas,” ujar Darussallam, salah satu pengendara motor di lokasi Flyover Ciputat.
Hal senada disampaikan Dedi Saputra, warga Pamulang, Tangerang Selatan. Dia berharap proyek perbaikan tidak berhenti hanya pada pengaspalan semata.
“Kalau memang anggarannya besar, ya harus benar-benar tuntas. Jangan sampai habis dikupas terus dibiarkan lama. Expansion joint sama lubang-lubang di sekitar juga harus cepat dibereskan,” katanya.
Flyover Ciputat sendiri merupakan salah satu jalur vital dengan volume kendaraan yang tinggi setiap harinya. Karena itu, kondisi jalan di kawasan tersebut kerap menjadi perhatian masyarakat, terutama menyangkut kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Editor : Aris
Artikel Terkait
