33 Tahun Dompet Dhuafa, Kiprah Institut Kemandirian Buka Jalan Karier hingga Internasional

Rizqa Leony Putri
Institut Kemandirian Dompet Dhuafa resmi menggelar kegiatan Vocational Insight. (Foto: dok DD)

Inti dari kegiatan Vocational Insight 2026 adalah sesi inspiratif berdurasi satu jam yang dipandu oleh Supardi Lee, berlangsung pukul 10.15 hingga 11.20 WIB.

Sesi ini mengupas tiga tema utama yang relevan bagi peserta pelatihan vokasi, yakni mengenali potensi diri sebagai modal utama membangun karier, membangun growth mindset pola pikir berkembang yang menjadi fondasi kesuksesan, serta memahami pentingnya keterampilan teknis dan karakter dalam dunia kerja modern

Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi interaktif dalam rangka memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan bertanya langsung kepada pembicara.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar motivasi sesaat. Institut Kemandirian menetapkan empat tujuan strategis dari penyelenggaraan Vocational Insight, yakni membangun motivasi dan semangat peserta untuk menyelesaikan program pelatihan hingga tuntas, menumbuhkan growth mindset dan kesadaran akan pentingnya keterampilan dan karakter dalam dunia kerja, mendorong peserta menetapkan target karier yang jelas pasca pelatihan, serta memperkuat jaringan kerjasama antara Institut Kemandirian dan mitra industri sebagai penyerap tenaga kerja alumni,

Vocational Insight 2026 menjadi bukti nyata komitmen Institut Kemandirian Dompet Dhuafa dalam menghubungkan dunia pelatihan dengan dunia kerja secara konkret. Dengan terbentuknya kemitraan baru, peluncuran program internasional, dan fasilitas sertifikasi yang semakin lengkap, Institut Kemandirian terus memperkuat posisinya sebagai solusi strategis pengangguran vokasional di Indonesia.

Ke depannya, Institut Kemandirian berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang membuka peluang karier nyata bagi generasi muda Indonesia baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

“Pendidikan merupakan program yang strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan model pendidikan Terampil, Kerja, Usaha, Naik Kelas (TEKUN). Institut Kemandirian siap menyediakan berbagai jurusan pelatihan vokasi dengan kurikulum praktis dan terhubung dengan peluang bekerja dan berwirausaha sehingga peserta pelatihan akan tumbuh dari mustahik menjadi muzakki. Di usia 21 tahun ini, Institut Kemandirian terus memperluas jangkauan manfaat dari pelatihan keterampilan hingga kemandirian usaha demi generasi Indonesia yang lebih mandiri.” ucap Manajer Diklat dan Operasional Institut Kemandirian, M. Imam Baihaqi.

Editor : Rizqa Leony PutriMPI Marketing

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network