Bedah Robotik Jadi Solusi Keterbatasan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Denny Pohan
Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Yanti Herman, SH, MH.Kes, menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan berbasis teknologi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sistem kesehatan nasional. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Penggunaan sistem bedah robotik untuk operasi kini semakin berkembang di Indonesia dan menjadi bagian penting dalam transformasi layanan kesehatan modern. Teknologi ini memungkinkan tindakan bedah dilakukan dengan tingkat presisi tinggi, sayatan minimal, serta risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional. Kehadiran bedah robotik juga membuka peluang peningkatan kualitas layanan medis yang lebih aman dan efisien.

Di sisi lain, kebutuhan layanan kesehatan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih menjadi tantangan besar. Keterbatasan fasilitas, tenaga medis, serta akses terhadap teknologi kesehatan membuat pemerataan layanan belum optimal. Inovasi seperti bedah robotik dinilai dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara merata di berbagai wilayah.

Selain itu, meningkatnya angka penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan gangguan muskuloskeletal, serta bertambahnya populasi lanjut usia, mendorong kebutuhan akan layanan kesehatan yang lebih kompleks dan presisi. Kondisi ini menuntut sistem kesehatan untuk terus beradaptasi dengan teknologi yang mampu memberikan hasil klinis lebih baik dan pemulihan pasien yang lebih cepat.

Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Yanti Herman, SH, MH.Kes, menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan berbasis teknologi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sistem kesehatan nasional. “Penguatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan layanan berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin aman, presisi, dan berkualitas,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi terus didorong untuk memperkuat sistem kesehatan nasional agar mampu bersaing di tingkat global. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penguatan ekosistem bedah robotik yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada peningkatan kompetensi tenaga medis, tata kelola klinis, serta penelitian berbasis data.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network