JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perayaan kemerdekaan di kalangan anak muda kini tidak hanya diwarnai perlombaan dan kegiatan komunitas, tetapi juga aktivitas kuliner bersama. Hal itu terlihat dalam gerakan “Merdeka PARPOL (Para Pemuda No Kolesterol)” yang digelar di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.
Gerakan tersebut mempertemukan komunitas, food creator, dan peserta dalam rangkaian kegiatan yang mengangkat kuliner Nusantara sekaligus kepedulian terhadap kolesterol. Kegiatan diawali dengan deklarasi “Merdeka Kuliner, Merdeka Kolesterol” yang disampaikan bersama para food creator.
Setelah deklarasi, peserta mengikuti sejumlah permainan khas perayaan 17 Agustus bersama komunitas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan Heritage Bus menyusuri kawasan Cikini dan Menteng.
Dalam perjalanan bertajuk “The Great Indonesian Culinary Journey”, peserta mengunjungi sejumlah tempat makan yang dikenal sebagai bagian dari sejarah kuliner Jakarta. Tiga lokasi yang disambangi yakni Soto H. Ma’ruf, Sop Buntut Cut Meutia, dan Nasi Padang Sarimande.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye yang mengaitkan tradisi kuliner dengan kesadaran menjaga kesehatan. Peserta diajak menikmati beragam makanan khas sambil tetap memperhatikan asupan dan kadar kolesterol.
Marketing Kalbe Nutritionals Jonathan Proklamanto mengatakan, pesan yang dibawa melalui kegiatan tersebut adalah mengajak generasi muda tetap menikmati makanan favorit dengan lebih memperhatikan pola hidup dan kadar kolesterol.
“Bukan soal membatasi keseruan, tapi bagaimana kita bisa tetap menikmati makanan favorit dengan lebih mindful,” kata Jonathan, Selasa (18/8/2026). Melalui gerakan ini, penyelenggara juga memperkenalkan konsumsi Benecol yang mengandung plant stanol sebagai bagian dari upaya menjaga kadar kolesterol.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
