JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya pengurangan emisi karbon terus menjadi perhatian dalam pengembangan sektor bangunan di Indonesia. Penerapan teknologi yang lebih efisien dinilai menjadi salah satu langkah untuk menekan konsumsi energi sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari operasional bangunan.
Konsep bangunan hijau juga semakin mendapat perhatian seiring kebutuhan terhadap bangunan yang lebih rendah emisi. Selain memperhatikan penggunaan material, pendekatan tersebut mencakup pemanfaatan sistem pendukung bangunan yang mampu bekerja secara efisien.
Sektor tata udara menjadi salah satu bagian penting dalam upaya tersebut karena sistem pendingin membutuhkan energi dalam jumlah signifikan selama operasional bangunan. Karena itu, penggunaan teknologi yang mendukung efisiensi energi dinilai dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.
Langkah menuju bangunan yang lebih ramah lingkungan turut terlihat dari penerapan standar dan sertifikasi produk hijau. Sistem tata udara komersial VRV 6X dan VRV 6A memperoleh sertifikat Green Label Indonesia dengan predikat Platinum, setelah melalui penilaian terhadap material, kualitas produk, proses manufaktur, pengelolaan lingkungan dan limbah, serta tanggung jawab produsen terhadap siklus hidup produk.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
