JAKARTA, iNewsTangsel - Aktor Revaldo Fifaldi diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika. Penangkapan dilakukan di sebuah apartemen kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, pada Senin (24/8/2026) sore.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika. Petugas kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan sebelum mengamankan Revaldo.
“Berdasarkan hasil informasi masyarakat, anggota Satnarkoba Polres Jakarta Barat menuju alamat tersebut,” ujar Nasriadi dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, petugas menemukan seseorang dengan ciri-ciri yang sesuai informasi dan langsung melakukan pemeriksaan serta penggeledahan.
Dari penggeledahan di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang tersebut ditemukan antara lain di rak sepatu milik Revaldo dan kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Barang bukti yang disita meliputi tiga plastik klip bekas sabu, tiga alat hisap atau bong, tiga pipet, serta dua korek api yang telah dimodifikasi. Polisi juga mengamankan setengah butir Alprazolam, setengah butir Xanax, dua kotak penyimpanan, dan satu unit telepon genggam.
Dalam pemeriksaan awal, Revaldo disebut mengakui pernah membeli paket sabu seberat setengah gram dengan harga Rp650 ribu. Transaksi pembelian tersebut, berdasarkan keterangan awal polisi, dilakukan menggunakan metode pembayaran melalui transfer bank.
Setelah penangkapan, Revaldo bersama seluruh barang bukti dibawa ke Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kemudian melakukan pendalaman guna mengungkap fakta dan rangkaian perkara yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan narkotika tersebut.
Nasriadi juga menyampaikan hasil pemeriksaan awal terhadap Revaldo melalui tes urine menunjukkan hasil positif. “Hasil tes urine terhadap pelaku dinyatakan positif mengandung narkotika dan psikotropika,” kata Nasriadi.
Editor : Aris
Artikel Terkait
