Chef Ungkap Trik Sederhana agar Daging Tetap Lembut Saat Menikmati Shabu-Shabu dan Sukiyaki

Aries
Chef membagikan tips memasak daging shabu-shabu dan sukiyaki agar tetap lembut dan juicy, termasuk durasi mencelupkan irisan daging ke dalam kuah panas. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Shabu-shabu dan sukiyaki menjadi pilihan kuliner Jepang yang banyak digemari karena menawarkan pengalaman bersantap dengan memasak sendiri bahan makanan di dalam kuah panas. Meski sama-sama menggunakan irisan daging tipis, keduanya memiliki karakter kuah dan teknik penyajian yang membuat sensasi menikmati daging terasa berbeda.

Pada shabu-shabu, kuah cenderung ringan sehingga cita rasa alami daging lebih menonjol, sedangkan sukiyaki menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih yang lebih kuat. Kualitas bahan dan teknik memasak menjadi faktor penting agar tekstur daging tetap empuk, terutama ketika menggunakan potongan premium dengan marbling tinggi.

Head Chef Gokuniku, Andhika Bayu, mengatakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menikmati daging shabu-shabu maupun sukiyaki adalah durasi memasaknya. Menurut dia, terlalu lama berada di dalam kuah panas justru dapat membuat daging kehilangan kelembutan dan sari alaminya.

“Yang paling penting itu waktu memasaknya, jangan terlalu lama,” ujar Andhika saat peresmian Resto Gokuniku di Jakarta, baru-baru ini. Ia menyarankan irisan daging dicelupkan ke dalam kuah yang mendidih selama sekitar 5–7 detik agar tingkat kematangannya tetap optimal dan teksturnya tidak menjadi keras.

Menurut dia, tips tersebut sangat penting ketika menggunakan daging berkualitas tinggi seperti Japanese Wagyu A5. Di Gokuniku, daging shabu-shabu yang digunakan antara lain bagian chuck tender atau kogarashi dari Miyazaki, sementara pilihan premium untuk Spicy Tomato Sukiyaki menggunakan bagian rib-eye dari Miyazaki.

Chef Andhika menjelaskan daging yang digunakan restoran tersebut didatangkan langsung dari Jepang dan tidak hanya berasal dari Miyazaki, tetapi juga dari sejumlah daerah seperti Kagoshima dan Hida. Sementara untuk menikmati Spicy Tomato Sukiyaki, sayuran yang telah disiapkan dalam satu set dapat dimasak terlebih dahulu, kemudian irisan daging dicelupkan sebentar ke dalam kuah.

Selain teknik memasak daging, karakter kuah juga menjadi pembeda utama antara kedua hidangan tersebut, termasuk menu Spicy Tomato Sukiyaki yang menjadi salah satu sajian khas Gokuniku. “Kalau tomato spicy ini ada essence asam, asam segarnya, dan cabai rawitnya, nah itu yang bikin beda sebenarnya,” kata CEO Gokuniku, Michael.

Uniknya, pengalaman menikmati shabu-shabu dan sukiyaki juga ditawarkan dalam suasana yang lebih privat melalui konsep multiple VIP Rooms yang dilengkapi fasilitas karaoke. Dengan memperhatikan durasi memasak, kualitas bahan, serta karakter kuah, penikmat kuliner Jepang dapat menikmati irisan daging tetap lembut sekaligus mendapatkan pengalaman bersantap yang lebih maksimal.

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network