Pemerintah Perbarui Historiografi, Buku Sejarah Indonesia Libatkan 123 Pakar

Thomas Manggala
Proses penyusunan buku ini disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp9 miliar. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pemerintah resmi meluncurkan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global yang dirancang untuk memperbarui cara pandang terhadap sejarah nasional. Buku tersebut menempatkan Indonesia sebagai subjek utama, bukan sekadar objek dalam narasi sejarah.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan penyusunan buku dilakukan dengan melibatkan 123 penulis dari 34 perguruan tinggi dan 11 lembaga non-perguruan tinggi. Para penulis berasal dari berbagai bidang, mulai dari sejarawan, arkeolog, filolog hingga peneliti.

Menurut Fadli, Kementerian Kebudayaan hanya berperan sebagai fasilitator dan tidak mengintervensi substansi buku, termasuk dari Presiden.

“Sama sekali tidak ada intervensi. Harus begini, harus begitu, tidak ada. Makanya kita berikan penulisan ini kepada ahlinya,” kata Fadli saat peluncuran buku di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Ia menegaskan buku tersebut menggunakan perspektif Indonesia-sentris dengan memperluas pembahasan secara geografis, tematik dan kronologis. Sejumlah pendekatan baru turut digunakan, seperti sejarah lingkungan, gender, memori kolektif, postkolonial dan sejarah maritim.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network