Sejarah Borobudur Kini Bisa Dijelajahi Lewat Teknologi AI

Thomas Manggala
Cara generasi muda mengenal sejarah Candi Borobudur kini mulai bergeser dari sekadar membaca informasi menjadi pengalaman digital yang interaktif. Foto Thomas

Kurator Departemen Sejarah FIB UGM Sri Margana mengingatkan bahwa penggunaan teknologi dalam penyampaian sejarah tetap harus tunduk pada kaidah dan fakta sejarah. Menurutnya, inovasi digital akan memberikan manfaat ketika digunakan untuk memperkuat pemahaman publik, bukan mengubah sejarah demi kebutuhan teknologi.

“Teknologi digital memiliki potensi besar untuk mendekatkan sejarah pada publik, selama teknologi mengikuti disiplin sejarah, bukan sejarah yang mengikuti tuntutan teknologi,” katanya.

Purwacarita Borobudur dibuka gratis untuk masyarakat di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, mulai 1 September hingga Desember 2026. Kehadiran karya ini memperlihatkan bagaimana teknologi dapat menjadi medium baru untuk memperkenalkan sejarah Borobudur secara lebih visual, partisipatif, dan relevan bagi generasi masa kini.



Editor : Hasiholan Siahaan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network