PAMULANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan baru saja meluncurkan GPS Digital Academy & Innovation Center di Masjid Raya Alkautsar, Vila Dago Pamulang, Kelurahan Benda Baru. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas literasi digital sekaligus menyiapkan talenta muda yang memiliki kemampuan teknologi dan nilai akhlak.
Peluncuran GPS Digital Academy turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Tangsel Digital Academy antara Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), dan Institut Teknologi dan Sains (ITTS). Kolaborasi tersebut mempertemukan unsur pemerintah, lembaga pendidikan tinggi, serta komunitas keagamaan dalam pengembangan kapasitas generasi muda di bidang digital.
Kepala Diskominfo Tangsel TB Asep Nurdin mengatakan program tersebut digagas untuk memperluas kesempatan generasi muda mendapatkan pembelajaran teknologi secara praktis. “Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Diskominfo menggagas program ini untuk menjawab kebutuhan talenta digital yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Pelatihan perdana GPS Digital Academy telah dimulai sejak 15 Agustus 2026 dan diikuti 62 peserta dari berbagai latar belakang. Para peserta mendapatkan pembelajaran yang terbagi dalam dua bidang, yakni digital content serta fundamental web programming dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Menurut Asep, materi tersebut disusun untuk membekali peserta menghadapi perkembangan industri digital yang berlangsung cepat. GPS Digital Academy & Innovation Center diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengembangan keterampilan yang dapat membantu anak muda beradaptasi dengan kebutuhan teknologi masa kini.
Program tersebut juga melibatkan sejumlah unsur masyarakat, termasuk Gerakan Pejuang Subuh (GPS) Tangsel, Yayasan Al-Kautsar, dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Kautsar. Pelibatan komunitas keagamaan menjadi bagian dari pendekatan Pemkot Tangsel dalam memperluas akses pendidikan dan literasi digital hingga ke lingkungan masyarakat.
Asep menyebut pengembangan kemampuan teknologi perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter generasi muda. “Kita ingin mencetak generasi muda Tangsel yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan unggul secara digital, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia,” katanya.
Peluncuran program tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, orang tua, serta peserta pelatihan. Pemkot Tangsel berharap GPS Digital Academy dapat memperkuat ekosistem talenta digital sekaligus membuka akses pembelajaran teknologi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Editor : Aris
Artikel Terkait
