Tata Ulang Kawasan Stasiun dan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bakal Tertibkan PKL dan Parkir Liar

Aries
Kawasan Pasar Anyar Kota Tangerang. [Ist]

KOTA TANGERANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah strategis untuk menata ulang koridor Jalan Kiasnawi di Kelurahan Sukarasa guna meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat. Penataan ini difokuskan untuk memperlancar konektivitas harian warga yang beraktivitas di antara pusat niaga Pasar Anyar dan Stasiun Tangerang.

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki peran vital sebagai titik temu antara aktivitas ekonomi dan transportasi massal. "Kawasan Kiasnawi itu merupakan pertemuan dua sentral, yakni perdagangan barang dan jasa serta transportasi berbasis rel yang menjadi akses utama warga," ujar Yeti, dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2026).

Program revitalisasi ruang publik ini mencakup pembenahan manajemen lalu lintas, penyediaan area penjemputan penumpang yang representatif, hingga penataan ulang fasilitas parkir. Penertiban pedagang kaki lima serta fasilitas parkir tepi jalan (on street) turut menjadi perhatian utama demi mengembalikan fungsi jalan.

Langkah tegas penataan parkir liar di bahu jalan diharapkan dapat mengurai potensi kemacetan yang kerap mengganggu kelancaran arus kendaraan. "Betul parkir liar akan ditertibkan, dalam arti parkir on street agar kawasan ini tertib dan nyaman dikunjungi," tegas Yeti.

Guna mewujudkan kawasan transit terpadu yang modern, Pemkot Tangerang menjalin kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Sinergi lintas instansi ini dibentuk setelah seluruh pihak melakukan peninjauan kondisi lapangan secara komprehensif.

Saat ini, penyusunan draf nota kesepahaman (MoU) antarlembaga sedang difinalisasi dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September 2026. Penandatanganan kesepakatan kerja sama tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026 sebagai payung hukum pelaksanaan di lapangan.

Setelah tahap penandatanganan selesai, pemerintah daerah akan menggelar forum diskusi kelompok terarah (FGD) untuk merumuskan teknis pelaksanaan secara detail. Pelibatan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat melahirkan solusi penataan kawasan yang inklusif serta berkelanjutan.

Melalui penataan terpadu ini, Jalan Kiasnawi diproyeksikan bertransformasi menjadi kawasan niaga dan transit yang teratur, rapi, serta ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Penataan ini menjadi investasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang.

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network