700.000 Kasus Serangan Jantung per Tahun, Heart Festival 2026 Dorong Pencegahan

Hasiholan
Penanganan penyakit jantung membutuhkan kapabilitas medis yang kuat, tetapi upaya menjaga kesehatan jantung juga perlu dimulai jauh sebelum seseorang membutuhkan perawatan di rumah sakit. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kesadaran untuk menjaga kesehatan jantung sejak dini kembali menjadi perhatian dalam Heart Festival 2026 yang digelar Siloam Heart Hospital. Kegiatan ini mengangkat pentingnya mengenali faktor risiko, melakukan deteksi dini, serta menerapkan pola hidup sehat.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kementerian Kesehatan memperkirakan jumlah serangan jantung di Indonesia mendekati 700.000 kasus setiap tahun. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya pencegahan dan pemeriksaan kesehatan jantung secara berkala.

Selain edukasi masyarakat, layanan kardiovaskular juga mencakup tahapan diagnosis hingga penanganan kasus kompleks. Siloam Heart Hospital menyebut tim multidisiplin menangani berbagai kondisi, termasuk aritmia dan gagal jantung, serta melakukan lebih dari 3.000 tindakan katerisasi setiap tahun.

Hospital Director Siloam Heart Hospital, dr. Karina Arifiani, MSc, mengatakan kesehatan jantung perlu dijaga secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi perhatian ketika seseorang sudah membutuhkan tindakan medis.

“Perjalanan kesehatan jantung tidak dimulai ketika seseorang sudah membutuhkan tindakan medis. Mengenali faktor risiko, melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan, hingga mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat merupakan bagian dari satu rangkaian yang saling berkaitan,” ujar Karina, Sabtu (26/9/2026).

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network