Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Banten Ringkus 6 Pelaku Pengoplosan LPG di Tangerang, Kerugian Konsumen Fantastis!
Advertisement . Scroll to see content

Wacana Konversi Kompor Gas ke Listrik Berpotensi Bebani Masyarakat

Jum'at, 23 September 2022 | 13:37 WIB
  • author Tim iNews. id
Wacana Konversi Kompor Gas ke Listrik Berpotensi Bebani Masyarakat
Pelaku usaha distribusi elpiji Pertamina Brando Susanto. Foto: Ist

Brando yang juga pemerhati dinamisasi subsidi energi untuk masyarakat ini  merasa aneh jika pemerintah seperti terburu-buru membagikan kompor listrik ke masyarakat.

Brando mengatakan, listrik dan elpiji sama-sama produk energi tidak terbarukan dan harganya ditentukan oleh currency luar dan market Internasional. 

Brando menegaskan, bahwa dalam jangka waktu menengah, solusi kompor listrik akan menimbulkan masalah baru dan berpotensi merepotkan masyarakat kembali.

"Kebanyakan listrik kita dihasilkan berbasis diesel dan batubara. Jadi bisa dibayangkan suatu saat juga akan problem dengan harga beban subsidi," ujar Brando.

Ia menilai, selama ini, orang Indonesia kebanyakan memasak dengan berbagai bumbu agar sehat dan sedap. Sementara dengan memakai kompor listrik rasanya bukan tidak bisa, tapi akan memakan waktu lebih lama dan rasa ada perbedaan dengan kompor api.

"Jadi masakan daerah di masyarakat akan kehilangan cita rasa Nusantaranya kalau pakai kompor listrik," tegas Brando.

Selain itu, Brando menekankan pembagian kompor listrik dengan perangkatnya jangan malah menjadi harapan palsu di masyarakat yang sedang susah.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut