Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jaga Kesehatan Jantung, 164 Kasus Aritmia Ditemukan Lewat Skrining EKG
Advertisement . Scroll to see content

Setop Detak Jantung Tidak Teratur dengan Ablasi Jantung di Siloam

Jum'at, 27 September 2024 | 15:46 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Setop Detak Jantung Tidak Teratur dengan Ablasi Jantung di Siloam
Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FEHRA, dokter spesialis jantung di RS Siloam TB Simatupang. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Atrial Fibrillation (AF) yang biasanya dianggap penyakit orang tua, kini semakin sering ditemukan pada usia produktif.

Kondisi jantung yang ditandai dengan detak jantung tidak teratur ini bisa memicu stroke. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan sinyal listrik di jantung dan dapat meningkatkan risiko stroke jika tidak segera ditangani. Untungnya, prosedur ablasi jantung kini menjadi solusi efektif untuk mengatasi AF.

Prof. Yoga Yuniadi menjelaskan bahwa ablasi jantung, baik dengan metode radiofrekuensi atau cryoablation, merupakan prosedur yang efektif untuk mengatasi AF dengan menghancurkan jaringan jantung yang abnormal.

 
Salah satu metode penanganan yang efektif untuk kondisi ini adalah teknik ablasi jantung. Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FEHRA, dokter spesialis jantung di RS Siloam TB Simatupang, menjelaskan bahwa AF merupakan kondisi di mana terjadi gangguan pada irama jantung.

Kondisi ini dapat ditandai dengan cepatnya detak jantung yang melebihi batas normal atau irama detak jantung yang tidak teratur. Penyebab utamanya adalah adanya gangguan listrik di jantung, yang memicu detak jantung menjadi ireguler.

"Jika dilakukan rekam EKG, terlihat bahwa pada pasien AF, denyut nadinya menjadi tidak teratur, dan komponen gelombangnya terlihat kecil-kecil dan tidak jelas," jelas Prof. Yoga dalam paparannya yang diterima redaksi pada Jumat 27 September 2024.


 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut