get app
inews
Aa Text
Read Next : PKL Bandel di Pasar Anyar Ditertibkan Aparat Pemkot Tangerang

Minyakita di Bawah HET, Pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang Dapat Pasokan 6 Ribu Liter

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 06:54 WIB
header img
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) bersama PT Rajawali Nusindo (RNI) Cabang Tangerang dan Perum BULOG Area Tangerang.

KOTA TANGERANG, iNewstangsel - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) bersama PT Rajawali Nusindo (RNI) Cabang Tangerang dan Perum BULOG Area Tangerang melakukan kegiatan monitoring dan pembinaan distribusi minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita kepada para pedagang di Pasar Anyar, Kota Tangerang.

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, dalam giat ini 500 karton dengan isi 12 pouch ukuran satu liter atau totalnya 6.000 liter dijual ke pedagang dengan harga Rp14.500 per liter.

“Selanjutnya, dilakukan perjanjian, para pedagang dapat menjual dengan angka HET yaitu Rp15.700 per liter. Hal ini dilakukan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dengan harga terjangkau, sekaligus untuk memastikan pendistribusian tepat sasaran,” papar Suli.

Ia menjelaskan, bahwa monitoring dan pembinaan ini tidak hanya menyasar distribusi, tetapi juga edukasi kepada pedagang mengenai pentingnya menjaga harga sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan minyak goreng bersubsidi ini tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain pengawasan harga, pemerintah daerah juga mendorong para pedagang untuk ikut aktif melaporkan apabila terjadi gangguan pasokan atau adanya lonjakan harga di tingkat distributor. Hal ini agar koordinasi lintas sektor bisa segera dilakukan untuk menjamin ketersediaan pasokan di pasar rakyat.

“Dengan adanya program distribusi dan pembinaan seperti ini, diharapkan stabilitas harga minyak goreng di Kota Tangerang dapat tetap terjaga, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari besar keagamaan atau masa kenaikan permintaan,” tutupnya.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut