Saat Hujan Turun, Jemputlah Berkahnya, Jangan Mengeluh
PAMULANG, iNewsTangsel.id - Pernahkah Anda merasa kesal saat hujan turun di tengah jadwal yang padat? Sebagian besar dari kita mungkin refleks mengeluh karena merasa aktivitas terganggu. Padahal, jika menyelami petunjuk Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, hujan bukanlah penghalang, melainkan undangan untuk menjemput keberkahan dari langit.
Hujan itu membawa rahmat, bukan penyakit. Maka, sesekali jangan larang anak-anak bermain di bawah rintiknya. Bahkan, kita pun dianjurkan untuk sesekali membiarkan tubuh atau pakaian terkena air hujan demi mengambil berkah yang baru saja diciptakan Allah Ta;ala .
Tahukah Anda? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mencontohkan hal ini. Beliau sengaja menyingkap sebagian pakaiannya agar kulitnya tersentuh air hujan, seraya menjelaskan bahwa hujan tersebut adalah ciptaan yang baru saja datang dari Tuhannya.
Selain sebagai rahmat bagi bumi, waktu turunnya hujan adalah salah satu momentum emas bagi siapa saja yang sedang memiliki hajat. Inilah waktu mustajab doa, di mana pintu langit sedang terbuka lebar. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dan Al-Baihaqi:
Dua do’a yang tidak akan ditolak: do’a ketika adzan dan doa ketika turun hujan.(HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078).
Jadi, daripada menggerutu karena jalanan basah atau rencana yang tertunda, alangkah indahnya jika mengangkat tangan dan melangitkan doa-doa terbaik, doa hujan turun. Ubahlah keluhan menjadi zikir, dan biarkan rintik hujan menjadi saksi atas harapan-harapan yang kita titipkan kepada Sang Pencipta.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta